Teheran Bantah Klaim di Yaman Terdapat Penasehat Militer Iran

0
383

Jubir Kemenlu Iran, Abbas Mousavi. Sumber: Presstv

Teheran, LiputanIslam.com –  Pemerintah Iran membantah klaim pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi bahwa di Yaman terdapat para penasehat militer Iran, dan meminta koalisi itu agar menerima realitas hebatnya perlawanan rakyat Yaman terhadap agresi militer mereka maupun realitas penolakan masyarakat internasional terhadap agresi itu.

“Saudi semula merasa yakin akan menang di Yaman dalam tempo sekian minggu, tapi sekarang setelah lima tahun berlalu Saudi masih saja keliru membuat perhitungan, padahal sudah jelas tak dapat menuai apapun dari agresi itu kecuali kehancuran di Yaman dan keterbantaian rakyatnya,” ungkap juru bicara resmi Iran Abbas Mousavi, Rabu (1/4/2020).

Dia kemudian menepis keras klaim juru bicara pasukan koalisi pimpinan Saudi Kol. Turki al-Maliki bahwa di Yaman terdapat para penasehat militer Iran.

“Kami menyarankan kepada negara-negara agresor pimpinan Saudi untuk menjauhi ilusi dan pembuatan cerita-cerita fiktif serta mengakui realitas yang ada ihwal resistensi rakyat Yaman terhadap agresi dan kebencian masyarakat internasional kepada Saudi,” pinta Mousavi.

Baca: Pejabat Yaman ‘Semprot’ Delegasi PBB Karena Bicara Tak Sesuai Realitas

“Saudi hendaknya mengerti bahwa permainan kata dan asal tuding kepada pihak lain tak akan membuat Saudi dapat mengatasi kekalahan yang dialaminya secara politik dan militer,” lanjutnya.

Baca: Jet Tempur Saudi Serang Ibu Kota Yaman, Permukiman dan Perguruan Tinggi Jadi Sasaran

Mousavi lantas mengimbau Saudi dan sekutunya menyimak usulan PBB untuk penerapan gencatan senjata demi pemberantasan pandemi COVID-19 serta berkomitmen kepada Perjanjian Stockholm dan menghentikan perangnya yang membabi buta terhadap Yaman. (mm/alalam)

DISKUSI: