Tanggapi Barat, Abdollahian: Teheran Tak akan Kaitkan Nasib Bangsa Iran dengan Perjanjian Nuklir

0
217

Teheran, LiputanIslam.com –  Menteri Luar Negeri Iran Hossein Amir Abdollahian, Ahad (31/10), menegaskan bahwa Teheran tidak akan pernah mengaitkan nasib bangsa Iran dengan perjanjian nuklir, dan bahwa kepentingan bersamalah yang menjadi landasan hubungan Iran dengan negara-negara lain.

Abdollahian mengingatkan pemulihan perjanjian nuklir Iran dengan negara-negara terkemuka dunia tak akan bisa dilakukan kecuali dengan kembali kepada titik di mana AS di masa kepresidenan Donald Trump telah keluar darinya secara sepihak.

Namun, Abdollagian mengaku meragukan keseriuan AS sekarang untuk kembali kepada perjanjian yang dinama JCPOA (Rencana Aksi Komprehensif Bersama) tersebut.

Di pihak lain, AS, Prancis, Jerman dan Inggris di sela-sela KTT G-20 mengaku sangat prihatin atas proyek nuklir Iran. Mereka menyerukan kepada Teheran agar “mengubah sikap” demi memulihkan perjanjian nuklir. Mereka juga mengaku masih berharap perjanjian itu dapat diselamatkan.

Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken dalam wawancara dengan CNN, Ahad, menyatakan bahwa AS sepenuhnya sepakat dengan Inggris, Jerman dan Prancis mengenai keharusan pemulihan JCPOA demi “menghindari eskalasi berbahaya.”

“Itu benar-benar tergantung pada apakah Iran serius melakukan itu. Semua negara kami, bekerja sama dengan Rusia dan China, sangat yakin bahwa itu akan menjadi jalan terbaik ke depan,” ujarnya.

Dia menambahkan, “Tapi kami belum tahu apakah Iran bersedia kembali untuk terlibat dalam cara yang berarti. Tapi jika tidak, jika tidak, maka kita bersama-sama mencari semua opsi yang diperlukan untuk mengatasi masalah ini.” (mm/alalam/reuters)

Baca juga:

Iran Tanggapi Sanksi Baru AS Terkait dengan Serangan terhadap Aramco dan Kapal Israel

Biden Ingkari Janji Hentikan Penjualan Senjata ke Saudi

DISKUSI: