Iran Tanggapi Sanksi Baru AS Terkait dengan Serangan terhadap Aramco dan Kapal Israel

0
318

Teheran, LiputanIslam.com –  Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Saeed Khatibzadeh menyebut sanksi baru AS terhadap Teheran sebagai perilaku kontradiktif Gedung Putih dan berlanjutnya kebijakan tekanan maksium yang diterapkan oleh Donald Trump saat menjabat sebagai presiden AS terhadap Iran.

Khatibzadeh menyayangkan penerapan saksi baru itu sembari memastikan bahwa tekanan sedemikian rupa terhadap Teheran tetap akan sia-sia dan tak akan membuat Iran bertekuk lutut.

“Sanksi dan tekanan tak akan pernah dapat merealisasikan tujuannya, dan tak akan pernah mengusik tekad Iran membela keamanan nasional dan stabilitasnya,” ungkap, Jumat (29/10).

Sebelumnya pada hari yang sama, AS mengumumkan serangkaian baru sanksi yang menyasar beberapa orang dan perusahaan Iran dengan dalih bahwa mereka bertanggungjawab atas serangan drone pasukan elit Iran, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), terhadap fasilitas minyak Aramco di Arab Saudi dan kapal Israel Mercer Street di Laut Oman. (mm/alalam)

Baca juga:

Jenderal Israel: 80% Problema Israel Berasal dari Iran

Teheran: Laporan Reporter PBB Tak Cerminkan Kondisi HAM Sebenarnya di Iran

DISKUSI: