Taliban Rayakan Kemenangan Ketika AS Tarik Pasukan Terakhirnya dari Afghanistan

0
211

Kabul, LiputanIslam.com –  Pasukan Taliban menembakkan senjata mereka ke udara di Kabul, ibu kota Afghanistan, untuk merayakan kemenangan mereka ketika Amerika Serikat (AS) selesai menarik pasukannya dari Afghanistan setelah hampir 20 tahun bercokol di sana pasca Tragedi 11 September 2001 di AS.

Kepala Komando Pusat AS Jenderal Marinir Frank McKenzie dalam konferensi pers Pentagon, Senin (31/8), merilis pengumuman tentang ini setelah pasukan terakhir dikirim untuk mengevakuasi orang-orang Amerika dan Afghanistan yang dinilai berisiko setelah kembalinya Taliban ke kekuasaan.

“Saya di sini untuk mengumumkan selesainya penarikan kami dari Afghanistan dan berakhirnya misi militer untuk mengevakuasi warga Amerika,” kata McKenzie.

Taliban memuji kepergian pasukan AS dan menyebutnya sebagai “momen bersejarah” serta menganggap Afghanistan kini telah memperoleh “kemerdekaan penuh”.

Menurut McKenzie, pesawat transportasi militer C-17 telah melakukan penerbangan terakhir dan lepas landas dari Bandara Internasional Hamid Karzai satu menit sebelum tengah malam waktu Kabul.

Presiden Joe Biden menetapkan batas waktu 31 Agustus untuk penarikan awal tahun ini.

Penerbangan terakhir berlangsung di bawah pengamanan ketat menyusul dua serangan terhadap proses evakuasi yang berlangsung dua minggu tersebut.

Serangan itu dilakukan oleh kelompok Negara Islam Provinsi Khorasan (ISKP) yang berafiliasi dengan IS/ISIS. Satu di antaranya berupa aksi bom bunuh diri yang menewaskan sedikitnya 175 orang, termasuk 13 tentara AS. (mm/aljazeera)

Baca juga:

Taliban Mengaku Siap Ganyang ISIS

Biden Dianggap Tak Hormati Serdadu AS yang Tewas di Afghanistan

DISKUSI: