Biden Dianggap Tak Hormati Serdadu AS yang Tewas di Afghanistan

0
312

Washington,LiputanIslam.com-Presiden AS Joe Biden pada hari Minggu (29/8) menghadiri seremoni penyambutan jenazah serdadu AS yang tewas dalam ledakan di bandara Kabul. Namun tindakan Biden mengecek jamnya menjadikannya sasaran kritik.

Upacara penyambutan itu berlangsung di pangkalan udara Dover di Negara Bagian Delaware. Biden berdiri di samping istrinya, Menlu AS Antony Blinken, para petinggi militer, dan keluarga para serdadu itu. Saat melakukan penghormatan, Biden malah melihat jamnya untuk mengecek waktu.

Hal ini tak luput dari pengamatan banyak orang, yang kemudian mengarahkan gelombang kritik kepadanya di dunia maya. Banyak dari mereka yang menganggap kelakuan Presiden AS ini sebagai penghinaan dan pengabaian terhadap upacara tersebut.

Sebagian netizen mencuit, orang yang bertanggung jawab atas kematian 13 serdadu malah mengecek jamnya saat peti-peti jenazah itu diiring di hadapannya, seolah dia punya pekerjaan lain yang lebih penting.

Banyak pula yang menulis, sepertinya itu adalah waktu tidur Biden, sehingga ia harus mengeceknya dalam acara sepenting itu.

Sindiran ini merujuk kepada Biden yang tertidur saat ia bertemu dengan PM Israel Naftali Bennett.

Dalam pertemuan itu, di saat Bennett bicara tentang hubungan baik Tel Aviv dan Washington dan menyanjung “kisah indah persahabatan antara AS dan Pemerintah Yahudi Israel”, Biden justru terlelap.

Ketika PM Israel menyadari Presiden AS berusia 78 tahun itu tertidur, ia pun menujukan pandangan ke arah kamera dan para hadirin di ruangan. Bennett lalu melanjutkan pembicaraannya tentang hubungan AS dan Israel.

Klip ini pun menjadi viral di dunia maya. Sejak masa kampanye Pilpres AS pada tahun 2020, mantan Presiden AS Donald Trump berkal-kali menyindir kondisi jasmani dan kesehatan mental Biden. Trump pun menjuluki rivalnya itu dengan sebutan “Joe Si Pengantuk”. (af/fars)

DISKUSI: