Soal Serangan Yaman, Perdana Menteri Israel Hubungi Putra Mahkota Abu Dhabi

0
201

AbuDhabi, LiputanIslam.com –   Perdana Menteri Naftali Bennett menghubungi Putra Mahkota Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA), Mohammed bin Zayed Al-Nahyan, melalui panggilan telefon menyusul serangan mematikan Ansarullah Yaman di Abu Dhabi.

Kantor Perdana Menteri Israel dalam sebuah pernyataan, Kamis (20/1), menyebutkan bahwa Bennett menyatakan belasungkawa atas serangan rudal dan drone Ansarullah yang menewaskan tiga orang.

“Perdana menteri juga menyatakan dukungan negara Israel kepada UEA di masa yang pelik ini,” ungkap kantor perdana menteri Israel sembari menyebutkan bahwa keduanya bersepakat untuk tetap menjalin hubungan.

Kantor berita resmi UEA, WAM, melaporkan, “Perdana Menteri Israel menegaskan dukungan negaranya kepada semua yang dilakukan UEA untuk mempertahankan keamanannya dari serangan ini, menekankan perlunya menghadapi pasukan teroris yang mengancam stabilitas dan perdamaian di kawasan,”.

Pada Selasa lalu Bennett juga telah menawarkan “dukungan keamanan dan intelijen” Israel kepada UEA menyusul serangan tersebut.

Di pihak lain, Al-Nahyan berterima kasih kepada Bennett atas “empatinya kepada UEA dan bangsanya”.

Hubungan UEA dengan Rezim Zionis Israel semakin rapat setelah keduanya meneken perjanjian damai dan normalisasi hubungan di Washington pada September 2020. (mm/raialyoum)

Baca juga:

Utusan Israel untuk PBB Bawa-bawa Batu di Rapat Dewan Keamanan

Membaca Perkembangan Yaman Pasca Serangan Ansarullah ke Abu Dhabi

DISKUSI: