Soal Pengiriman Minyak Iran ke Lebanon, New York Times: Hizbullah Cundangi AS

0
323

NewYork, LiputanIslam.com –  Surat kabar kabar AS New York Times (NYT) mencatat Hizbullah menang dalam persaingan dengan AS terkait pengiriman minyak Iran ke Lebanon yang diprakarsa oleh Sekjen Hizbullah Sayid Hassan Nasrallah.

NYT menyebutkan bahwa ketika Lebanon sedang menderita salah satu keterpurukan ekonomi terburuk dalam sejarah konteporernya, Hizbullah dapat menampilkan dirinya sebagai kekuatan penyelamat nasional, dan menempuh langkah besar yang mengalahkan pemerintah Lebanon dan negara-negara Barat pendukungnya.

“Ketika konvoi truk tanki bahan bakar itu masuk ke Lebanon, para pendukung Hizbullah berbaris di dua sisi jalanan, mengibarkan bendera Hizbullah, menyanyikan lagu-lagu perjuangan, membagi-bagikan kue dan menerangi angkasa,” tulis NYT, seperti dikutip Fars, Jumat.

Menurut NYT, pengiriman minyak Iran itu memperlihatkan parahnya krisis di Lebanon dan ketidak mampuan pemerintah Beirut mengatasinya.

Terkait dengan reaksi AS, NYT menyebutkan, “Pembelian minyak dari Iran itu melanggar sanksi AS, tapi tak jelas apakah AS akan bertindak dalam masalah ini. Selain itu, AS menganggap Hizbullah sebagai kelompok teroris, dan praktis menjatuhkan sanksi padanya. Meski kelompok ini merupakan bagian dari pemerintah Lebanon, namun tampak bertindak secara independen.”

Surat kabar ini menambahkan bahwa Kedubes AS enggan berkomentar tentang itu, namun Dubes AS untuk Lebanon Dorothy Chia kepada Al-Arabiya beberapa waktu lalu mengatakan, “Saya tak berpikir bahwa ketika seseorang dapat memenuhi kebutuhan bakar di rumah sakit maka akan ada orang lain yang mengangkat pedang terhadapnya.”

Konvoi truk tanki pengangkut minyak Iran masuk ke Lebanon tanpa diperiksa diperbatasan. Tentang ini, seorang komandan purnawirawan Lebanon mengatakan, “Negara sedang mengalami krisis parah, dan pemerintah tak akan peduli apakah truk-truk itu masuk secara legal atau ilegal. Kami sedang berada dalam kondisi darurat.”

NYT juga menyebutkan bahwa krisis bahan bakar di Lebanon memperlihatkan persaingan antara Hizbullah dan AS ihwal siapa yang lebih cepat meredakan penderitaan rakyat Lebanon, dan setidaknya kali ini Hizbullah yang menyalahkan AS dalam krisis ini adalah pihak yang memenangi persaingan. (mm/fna)

Baca juga:

Takut Dibalas Telak, Israel Tak Berani Serang Konvoi Minyak Iran di Lebanon

Iran Nyatakan Kirim Minyak ke Lebanon Seusai Konstitusi tentang Dukungan kepada Umat Islam

DISKUSI: