Soal Konfrontasi Pasukan IRGC VS AL AS, Komandan Iran: AS Bohong Mengaku Hanya Melihat

0
251

Teheran, LiputanIslam.com –  Komandan Angkatan Laut (AL) Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran Laksamana Alireza Tangsiri menyebut Amerika Serikat (AS) “bohong besar” ketika mengaku “hanya melihat” apa yang terjadi dalam peristiwa aksi heroik AL IRGC menguasai dan menggelandang kapal tanker yang memuat minyak hasil perompakan.

Dalam kata sambutan pada seremoni penghargaan dari Komandan Umum IRGC Mayjen Hossein Salami atas keberanian AL IRGC dalam peristiwa itu,  Rabu (10/11), Tangsiri menjelaskan proses pelaksanaan misi penyitaan tanker yang memuat minyak Iran hasil curian atau perompakan di Laut Oman.

Dia menceritakan bagaimana kondisi konfrontasi AL IRGC dengan kapal-kapal perang AS yang datang ke lokasi peristiwa dengan tujuan melindungi para pencuri.

“Berdasarkan berbagai estimasi dan persiapan yang telah dilakukan, kami mempersiapkan diri untuk pelaksanaan operasi besar,” ujar Tangsiri.

Dia menjelaskan, “Setelah kegiatan mata-mata berjalan sekian lama dan dilakukan pemantauan secara cermat dan kontinyu ketika tanker pembawa minyak Iran yang dicuri itu berada di sekira 40 mil dari kawasan pantai Jask dan di perairan internasional, satuan-satuan terpilih memulai operasi penguasaan dan pemindahan tanker itu ke perairan dan wilayah pantai negara kita.”

Tangsiri menceritakan, “Ketika terjadi pelaksanaa operasi sergapan udara dengan helikopter dan pendaratan AL Iran di geladak tanker, kapal-kapal perang AS mendekati lokasi dan membentuk formasi tempur di sekitar tanker serta menjalankan operasi dalam dua putaran dengan menerbangkan beberapa drone dan helikopternya untuk mencegah pelaksanaan misi kami dan demi melindungi para pencuri minyak.”

Dia menambahkan, “Setelah gagal dalam putaran pertama yang dilakukan dengan menggunakan dua kapal perusak, pasukan AS di tahap kedua mendatangkan tiga kapal lain ke lokasi dengan tujuan menggertak pasukan kami dan mengubah keadaan, tapi berkat anugerah dan inayah Allah, kepintaran, keteguhan, kekuatan dan keberanian anak-anak bangsa Iran tak kunjung padam, dan pasukan AS akhirnya terpaksa menerima kekalahan, mundur dan meninggalkan lokasi.”

Menanggapi klaim AS bahwa pasukan AS saat itu “hanya melihat apa yang terjadi”, Alireza Tangsiri menegaskan, “Ini bohong besar, gambar-gambar yang beredar telah memperlihatkan dengan baik dan mengungkap suasana konfrontasi itu secara tak terbantahkan. Jarak kapal-kapal perang AS dengan kapal-kapal dan pasukan kami saat itu bahkan tampak sampai 30 meter. Jika sedianya mereka hanya melihat maka mereka bisa melakukannya dari jarak yang lebih jauh, atau bahkan cukup dengan dengan mengoperasikan pesawat udara ataupun drone.(mm/tasnim)

Baca juga

Coba Dekati Area Latihan Perang, Sejumlah Pesawat AS Diusir Pasukan Iran

[Video:] Amuk Senjata dan Mesin Perang Iran di Laut Oman

DISKUSI: