Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Timur Tengah

Soal Kerusuhan di Paris, Pejabat HAM Iran Kecam Standar Ganda Eropa

Published 28/12/2022 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

Teheran, LiputanIslam.com –   Pemerintah Iran mengecam kekerasan pemerintah Prancis terhadap massa pengunjuk rasa, dan mengecam standar ganda Prancis soal HAM.

“Tindakan keras Prancis terhadap pengunjuk rasa damai membuktikan sejauh mana pengabaiannya terhadap hak asasi manusia,” ungkap Sekjen Dewan Tinggi HAM Iran Kazem Gharibabadi dalam sebuah postingannya di Twitter, Selasa (27/12).

Sembari menyebut pemerintah Prancis menggunakan kekerasan untuk membungkam suara perbedaan pendapat, Gharibabadi menyoal, “Standar ganda soal HAM telah berubah atau apa?”

Pada Jumat lalu aksi protes besar-besaran melanda Paris menyusul peristiwa penembakan seorang pria “rasis” yang menyebabkan tiga nyawa melayang di pusat budaya Kurdi dan kafe di dekatnya di di ibu kota Prancis tersebut.

Peristiwa itu memancing kelompok Kurdi dan pendukung mereka turun ke jalan-jalan di Paris di mana sebagian massa mengibarkan bendera Partai Pekerja Kurdistan (PKK), yang oleh Turki dan sekutu Baratnya dicap sebagai organisasi teroris.

Polisi Prancis menangkap seorang tersangka berusia 69 tahun yang menurut pihak berwenang baru dibebaskan dari tahanan  sambil menunggu persidangan atas serangan dengan menggunakan pedang di sebuah kamp migran di Paris tahun lalu.

Iran mendesak pemerintah Prancis untuk menghormati hak-hak pengunjuk rasa.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Nasser Kanani, Selasa, menyatakan, “Menuding Republik Islam Iran berwajah kelam tidak menyembunyikan sifat sebenarnya dari para pengaku peduli HAM.”

Dia menambahkan bahwa semua yang dituduhkan secara palsu oleh beberapa rezim terhadap Iran justru mereka lakukan sendiri  dengan cara yang paling keji terhadap bangsa dan rakyat mereka sendiri sejak dahulu sampai sekarang.

Sabtu lalu, Kanaani menyebut pemerintah Prancis memiliki rekam jejak buruk dalam menangani pengunjuk rasa dengan kekerasan dan latar belakang mengadopsi kebijakan diskriminatif terhadap minoritas dan migran.

Antara November 2018 dan Januari 2019, setidaknya 12 orang tewas di tangan pasukan keamanan Prancis dalam peristiwa gelombang aksi protes massa Rompi Kuning terhadap kondisi kehidupan dan ekonomi di seluruh negara Eropa.

Sementara itu, Turki memanggil duta besar Prancis terkait apa yang disebutnya “propaganda hitam” oleh para aktivis Kurdi dalam aksi protes tersebut.

Duta Besar Prancis Herve Magro dipanggil pada hari Senin agar Ankara dapat menyampaikan keprihatinannya setelah beberapa orang berbaris di Paris dengan mengibarkan bendera PKK dan menyatakan bahwa Turki terkait dengan penembakan itu. (mm/tasnim/presstv/aljazeera)

Baca juga:

National Interest: Jangan Percayai CIA dan Mossad untuk Penilaian Tentang Iran

Iran Bebaskan 83% Tahanan Insiden Kerusuhan Pasca Kematian Mahsa Amini

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account