Sindir Ekspansionisme NATO, Iran Dukung Upaya Diplomatik untuk Penyelesaian Krisis Ukraina

0
320

Teheran, LiputanIslam.com –   Presiden Iran Ayatullah Sayid Ebrahim Raeisi menyatakan negaranya  menyambut baik setiap upaya diplomatik yang ditujukan untuk penyelesaian damai konflik yang sedang berlangsung antara Rusia dan Ukraina.

“Republik Islam Iran mendukung upaya apa pun yang akan mengarah pada penyelesaian damai konflik di Ukraina, dan siap memainkan peran untuk membantu memulihkan perdamaian dengan cara apa pun yang memungkinkan,” kata Raisi saat berpidato di sesi kabinet di Teheran, Ahad (28/2).

“Berdasarkan prinsip-prinsip dasar kebijakan luar negerinya, Republik Islam Iran menentang hegemoni dan ketundukan pada hegemoni, dan mendukung hak semua negara untuk menentukan nasib sendiri,” ungkapnya.

Sembari menekankan perlunya melindungi integritas teritorial dan kedaulatan nasional semua negara, Sayid Raisi mengatakan, “Republik Islam Iran memahami masalah keamanan yang timbul dari beberapa dekade ekspansionisme NATO.”

Presiden Iran menambahkan, “Kami sangat percaya bahwa diplomasi dan kepatuhan yang tulus terhadap kewajiban internasional oleh semua pihak memberikan satu-satunya jalan keluar yang langgeng dan adil dari situasi saat ini.”

Presiden Iran juga menekankan bahwa semua pihak dalam konflik Ukraina harus serius dalam melindungi kehidupan dan harta benda warga negara dan warga sipil serta mematuhi prinsip-prinsip hukum internasional dan kemanusiaan.

Seperti diketahui,  Presiden Rusia Vladimir Putin Kamis lalu mengumumkan “operasi militer khusus” untuk “demiliterisasi” Republik Donetsk dan Lugansk di Ukraina timur, yang secara kolektif dikenal sebagai Donbass.

Donbass memisahkan diri dari Ukraina pada tahun 2014 setelah menolak  mengakui pemerintah Ukraina pro-Barat yang telah menggulingkan pemerintahan sebelumnya yang bersahabat dengan Rusia dan dipilih secara demokratis.

Putin menyebut misi itu bertujuan “membela orang-orang yang selama delapan tahun menderita penganiayaan dan genosida oleh rezim Kiev.”

Jumat lalu, Menteri Luar Negeri Iran Hossein Amir-Abdollahian mengatakan kepada sejawatnya dari Rusia Sergei Lavrov bahwa pihaknya berharap krisis Rusia-Ukraina dapat diselesaikan melalui kanal politik.

Dia mengatakan, “Ini adalah prioritas serius kami untuk memastikan keamanan dan kesehatan warga Iran yang tinggal di Ukraina dan kami berharap bahwa alasan akan disiapkan untuk keluar dengan aman.” (mm/presstv)

Baca juga:

Makin Menegangkan, Tanggapi NATO, Pasukan Nuklir Rusia Bersiaga Tinggi

Presiden Ukraina Tolak Berunding, Tentara Rusia Gempur dari Semua Arah Dekati Kiev

DISKUSI: