Serpihan Rudal AS Ditemukan dalam Serangan Saudi di Penjara Sa’dah Yaman

0
221

Sa’dah, LiputanIslam.com –   Berbagai sumber pemberitaan di Sa’dah, Yaman, menyatakan bahwa dua hari setelah pasukan koalisi pimpinan Saudi menggempur penjara di kota ini ditemukan serpihan rudal buatan Amerika Serikat (AS) yang digunakan dalam serangan tersebut.

Pada dini hari Jumat lalu (21/1) jet-jet tempur pasukan koalisi itu membombardir sebuah komplek penjara di Sa’dah hingga menyebabkan tewasnya 78 warga sipil dan terlukanya 266 orang lainnya, menurut data terbaru. Peristiwa ini mengundang kecaman luas dari maupun luar negeri Yaman, bahkan termasuk dari orang-orang Palestina yang hidup menderita di Jalur Gaza.

Dalam perkembangan terkini, serpihan rudal yang ditemukan di penjara yang banyak bagian gedungnya hancur lebur itu menunjukkan rudal itu adalah buatan perusahaan senjata Raytheon, AS.

Penasehat militer organisasi peduli HAM, PAX, yang bermarkas di Belanda, Marc Garlasco, di halaman Twitternya menyebutkan bahwa serpihan senjata yang ada di lokasi peristiwa menunjukkan bahwa rudal yang digunakan dalam serangan brutal itu adalah buatan perusahaan kontraktor pertahanan Raytheon.

Jaringan berita CNN dalam sebuah laporannya juga menyebutkan bahwa kode-kode singkatan milik Raytheon tertera dalam serpihan rudal-rudal yang digunakan Saudi dan sekutunya di Yaman pada tahun 2015, 2016 dan 2018.

Pada Agustus 2018, sumber-sumber Yaman menyatakan bahwa bom-bom tipe Mark 82 (Mk 82) buatan Raytheon juga digunakan pasukan koalisi itu dalam serangan yang menerjang sebuah bus pengangkut siswa sekolah di kawasan Al-Dahyan, provinsi Sa’dah, dan menewaskan 55 anak siwa dan melukai 77 lainnya.

Serpihan rudal buatan AS itu juga ditemukan di Yaman belakangan ini meskipun Presiden AS Joe Biden di masa kampanye pilpres menjanjikan penyetopan suplai senjata ke Saudi dan dukungan AS kepadanya dalam perang di Yaman.

Orang-orang Yaman sendiri memastikan bahwa dukungan senjata, nasihat, intelijen dan logistik AS kepada pasukan koalisi pimpinan Saudi sampai sekarang tak berubah dan sama sekali tak berkurang. (mm/fna)

Berita Terkait:

[Video:] Gaza Dilanda Unjuk Rasa Akbar Kutuk Serangan Saudi-UEA terhadap Yaman

Saudi dan UEA Mainkan Peran ‘Cakar AS-Israel’ untuk Cabik-cabik Yaman

DISKUSI: