Serangan Udara “Misterius” Menerjang Pasukan Relawan Irak

0
490

Baghdad, LiputanIslam.com –  Pasukan relawan Irak Al-Hashd Al-Shaabi atau Pasukan Mobilasi Popular (PMF) mendapat serangan udara di jalur perbatasan Irak-Suriah, tepatnya di sekitar kota Albu Kamal, pada Selasa malam (14/9).

Beberapa sumber berita menyebutkan bahwa serangan itu dilancarkan oleh jet tempur F-15 E milik AS dengan melepaskan sedikitnya empat rudal dengan sasaran tiga mobil PMF dan kamera termal yang digunakan PMF untuk memantau jalur perbatasan demi mencegah penyusupan kawanan teroris ISIS.

Sumber-sumber Irak menyatakan serangan itu tidak menyebabkan jatuhnya korban, sementara Kementerian Pertahanan AS, Pentagon, menepis keterkaitan negara ini dengan serangan udara tersebut.

Juru bicara pasukan koalisi yang dipimpin AS di Irak Kol. Wayne-Marotto mengatakan, “Kami tegaskan bahwa kami tidak melancarkan serangan udara di Albu Kamal pada 14 September 2014.”

Reporter jaringan berita RT milik Rusia melaporkan bahwa tiga mobil PMF mendapat serangan udara dari jet tempur “misterius” di perbatasan Irak-Suriah.

Dalam peristiwa lain, layanan intelijen PMF berhasil menggagalkan sebuah rencana ISIS untuk melancarkan serangan terhadap para peserta peringatan Arba’in Imam Husain ra di selatan Baghdad.

PMF menyatakan penggagalan itu dilakukan melalui sebuah operasi keamanan dan pengintaian yang cermat di mana PMF berhasil melumpuhkan sebuah jaringan teroris ISIS yang bermaksud menyerang para peziarah Arba’in.

Menurut PMF, pasukan intelijen lembaga ini berhasil meringkus sejumlah anasir teroris ISIS, termasuk yang bermaksud meledakkan menara-menara listrik di selatan Baghdad.

PMF meminta kepada masyarakat agar segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila melihat orang-orang yang mencurigakan.

Wakil Kepala Staf PMF menyatakan bahwa sebuah pusat operasi PMF telah dibentuk pengamanan penyelenggaraan peringatan Arba’in agar semua peziarah makam Imam Husain ra di Karbala dapat pulang ke rumah masing-masing dengan selamat setelah mengikuti peringatan tahunan tersebut. (mm/alalam/rt/fna)

Baca juga:

Ditemui Perdana Menteri Irak, Presiden Iran Ungkit Kasus Pembunuhan Jenderal Soleimani

Drone AS Tewaskan Warga Sipil Afghanistan, Pentagon Enggan Selidiki

DISKUSI: