Ditemui Perdana Menteri Irak, Presiden Iran Ungkit Kasus Pembunuhan Jenderal Soleimani

0
197

Teheran, LiputanIslam.com –  Presiden Iran Sayid Ebrahim Raisi menerima kunjungan kenegaraan Perdana Menteri Irak Mustafa Al-Kadhimi di Teheran, Ahad (12/9), dan keduanya membicarakan upaya penguatan hubungan dan peningkatan taraf kerjasama serta koordnasi regional dan internasional demi kepentingan kedua negara serta stabilitas dan keamanan di kawasan Timur Tengah.

“Hubungan kedua bangsa (Iran dan Irak) melampaui taraf geografis dan pertetanggaan, dan tak ada faktor apapun yang dapat mengusik ikatan antara keduanya,” ungkap Raisi.

Dia mengapresiasi keberperanan Irak di kawasan dengan mengatakan, “Republik Islam Iran mendukung peran regional Irak, dan berupaya menegakkan keamanan kawasan ini dengan berporoskan Iran, Irak dan semua negara regional sendiri tanpa ada campur tangan asing. Iran menyokong dialog internal kawasan tanpa intervensi asing.”

Presiden Iran lantas mengecam keberadaan pasukan AS di Timur Tengah dengan mengatakan, “Keberadaan pasukan asing, terutama AS, di kawasan, di negara manapun di kawasan ini, pasti mengganggu keamanan dan stabilitas kawasan, dan tak membawa keuntungan apapun bagi negara-negara kawasan. Pelaksanaan undang-undang parlemen Irak mengenai penarikan pasukan AS dari Irak akan sangat berpengaruh dalam hal ini.”

Lebih jauh Ebarhim Raisi mengungkit kasus pembunuhan jenderal legendaris Iran Qasem Soleimani dan tokoh pejuang Irak Abu Mahdi Al-Muhandis oleh pasukan AS pada Januari 2020. Menurutnya, Iran masih terus berusaha mengusut dan memperkarakan kasus tersebut, baik secara politik maupun hukum, di berbagai forum dan lembaga internasional.

Di pihak lain, Perdana Menteri Irak Mustafa Al-Kadhimi menyatakan bahwa eratnya hubungan negaranya dengan Iran sudah terlampau mengakar pada berbagai faktor sejarah, peradabaan dan keagamaan.

“Baghdad memutuskan untuk meningkatkan taraf kerjasamanya di berbagai  bidang, terutama ekonomi dan perdagangan, seoptimal mungkin, dan serius menindak lanjuti aktivasi semua potensinya untuk pengembangan hubungan ekonomi di semua sektor,” imbuhnya.

Dia memuji pidato Raisi dalam pelatikannya sebagai presiden Iran beberapa waktu lalu.

“Pidato Anda mengenai interaksi dengan para tetangga dan negara-negara regional sangat bagus dan cermat, dan pandangan ini mendapat sambutan baik dari para pemimpin negara-negara kawasan,” ujarnya.

Al-Kadhimi juga memuji besarnya peranan Qasem Soleimani dalam pemberantasan terorisme di Timur Tengah.

Dia juga mengatakan, “Kami siap memperkuat aktivitas tim gabungan yang menindak lanjuti masalah hukum kasus teror tersebut,  secara internal dan internasional.” (mm/alalam)

Baca juga:

Israel Tuduh Iran Melatih Militan Asing Operasikan Pesawat Nirawak

Sekjen Hizbullah Diperkirakan Hari ini akan Berbicara Mengenai Minyak Iran

DISKUSI: