Serangan Drone Ansarullah Tewaskan dan Lukai Puluhan Pasukan Saudi Dekat Perbatasan

0
323

Sanaa, LiputanIslam.com –  Tentara Yaman yang bersekutu dengan kelompok pejuang Ansarullah (Houthi) menyatakan pihaknya telah melancarkan serangan besar-besaran yang menjatuhkan puluhan korban tewas dan luka pasukan Arab Saudi dan bayarannya di dekat perbatasan Yaman-Saudi.

Juru bicara tentara Yaman, Brigjen Yahya Saree, di Twitter, Kamis (24/6), menyatakan, “Unit pasukan drone berhasil melancarkan serangan meluas dan hebat ke sebuah kamp pelatihan pasukan koalisi agresor Saudi-AS di kawasan Al-Wadi’ah dengan puluhan drone jenis Qasif K2 yang menyasar pusat komando, posisi-posisi pelatihan, sektor-sektor mobilisasi dan posisi-posisi lain dalam kamp. Serangan ini tepat mengena sasaran, berkat pertolongan Allah.”

Saree menambahkan,”Operasi serangan ini menewaskan dan melukai lebih dari 60 pasukan bayaran agresor, termasuk para komandan mereka, serta beberapa perwira Saudi.”

Dia menyebutkan bahwa operasi tersebut dilancarkan pada dua hari sebelumnya (Selasa-Rabu) dan telah terdokumentasi dalam bentuk audio visual yang akan segera dipublikasi.

Serangan masif ini terjadi meskipun pada pekan lalu beberapa sumber Yaman menyatakan bahwa delegasi Oman dalam kunjungannya ke Sanaa, ibu kota Yaman, telah menyampaikan pesan dari Putra Mahkota Saudi Mohamed bin Salman (MBS) kepada pemimpin Ansarullah Sayid Abdul Malik Al-Houthi.

Disebutkan bahwa dalam pesan itu pemerintah Saudi mengaku siap menutup semua biaya rekonstruksi Yaman serta mengakui kekuasaan Ansarullah dan sekutunya atas Yaman utara dengan syarat Ansarullah bersedia menghentikan serangannya ke wilayah Saudi dan operasi militernya untuk merebut kota Ma’rib.

Sudah tujuh tahun Saudi dan sekutunya melancarkan invasi militer di Yaman dengan dalih membela pemerintahan presiden Yaman Abd Rabbuh Mansour Hadi yang kabur dari Sanaa akibat gelombang revolusi rakyat yang digerakkan oleh Ansarullah.

Sebelum melancarkan invasi militer, MBS sempat bersumbar bahwa Saudi akan dapat menumpas Ansarullah dalam hitungan hari atau paling lambat beberapa minggu. Tapi perang sekarang sudah berlarut dan berkepanjangan sampai tujuh tahun dalam kondisi di mana Ansarullah menjadi jauh lebih kuat sehingga dapat melancarkan serangan-serangan mematikan ke wilayah Saudi. (mm/raialyoum/fna)

Baca juga:

[Video]: Penampakan Drone Pengintai Milik AS yang Tertembak Jatuh di Yaman

Rudal Canggih Yaman Rontokkan Drone Mahal AS di Ma’rib

DISKUSI: