Seorang Pejabat Ditahan dalam Proses Penyelidikan Ledakan Beirut

0
70

Badri Daher

Beirut, LiputanIslam.com –   Pihak berwenang Libanon, Jumat (7/8/2020), mengeluarkan perintah penahanan seorang pejabat Lebanon dalam proses penyelidikan atas tragedi ledakan dahsyat yang terjadi di pelabuhan Beirut pada Selasa lalu.

Dirjen Bea Cukai, Badri Daher, ditahan pada Jumat malam setelah diinterogasi selama hampir 6 jam, atas perintah Hakim Ghassan Khoury, dan sebanyak 16 pejabat dan staf pelabuhan lainnya juga ditahan.

Kantor berita Libanon, NNA, tidak memberikan rincian lebih lanjut tentang penangkapan yang dilakukan  tiga hari setelah sejumlah besar amonium nitrat meledak di pelabuhan Beirut dan menewaskan sedikitnya 154 orang, melukai lebih dari 5.000 orang, dan menyebabkan kerusakan yang fatal dan luas.

Kamis lalu Daher mengatakan kepada AP bahwa dia dan pendahulunya pernah mengirim enam surat, yang terakhir pada tahun 2017, kepada hakim, dan memperingatkan berulang kali bahwa timbunan besar amonium nitrat yang disimpan di pelabuhan itu berbahaya. Mereka telah meminta pejabat pengadilan untuk memutuskan cara menghapusnya.

Daher mengatakan bahwa sudah merupakan tugasnya untuk “memperingatkan” pihak berwenang tentang bahaya itu, tapi hanya itu yang telah dia lakukan sehingga dia kemudian ditahan dan akan diinterogasi lebih lanjut di saat penyelidikan berlangsung. (mm/rtarabic/the961)

Baca juga:

Sekjen Hizbullah Serukan Penyelidikan Transparan atas Ledakan Beirut

[Video] AFP Tanggapi Penampakan Rudal dalam Video Ledakan Beirut

DISKUSI: