Sekjen PBB Tidak akan Bertindak Soal Desakan AS untuk Penerapan Sanksi lagi Terhadap Iran

0
91

NewYork, LiputanIslam.com –  Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Antonio Guterres, menegaskan pihaknya tidak akan mengambil tindakan apa pun terkait desakan Amerika Serikat (AS) untuk menjatuhkan kembali sanksi terhadap Iran “karena ada ketidakpastian dalam masalah tersebut.”

Dalam suratnya kepada Dewan Keamanan PBB, Ahad (20/9/2020), Guterres menyatakan, “Kami tidak akan mengambil tindakan apa pun atas apa yang diminta AS untuk pemberlakuan kembali sanksi terhadap Iran, mengingat adanya ketidakpastian dalam masalah itu.”

Dia juga menyebutkan, “Terlepas dari pemberitahuan yang diberikan oleh AS tentang ketidakpatuhan Iran terhadap Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA), Dewan Keamanan belum dan tidak akan mengambil tindakan apa pun, baik oleh ketua maupun salah satu anggotanya.”

Guterres menambahkan, “Pimpinan Dewan Keamanan untuk bulan Agustus dan September mengisyaratkan bahwa mereka tidak dalam posisi untuk mengambil tindakan apa pun.”

Sebelumnya pada hari itu, Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengumumkan bahwa sanksi PBB terhadap Iran telah diberlakukan lagi, meskipun ada penolakan baru-baru ini dari Dewan Keamanan PBB. Dia juga mengancam negara-negara yang tidak akan menerapkan sanksi dengan “konsekuensi serius.”

Pompeo mengatakan negaranya mengharapkan semua negara anggota PBB untuk sepenuhnya mematuhi kewajiban mereka menerapkan sanksi sepihak itu.

Namun demikian, 13 dari total 15 negara anggota Dewan Keamanan menyatakan tindakan Washington itu tak berlaku karena Pompeo menggunakan mekanisme yang disepakati di bawah kesepakatan nuklir 2015 antara Iran dan kekuatan dunia, sementara AS sudah keluar darinya pada tahun 2018. (mm/rta)

Baca juga:

Tanggapi Trump, IRGC Tegaskan Tekad Memburu Pembunuh Jenderal Soleimani

Tanggapi Ancaman Pompeo, Zarif: 20 September Tak Ada Kejadian Apa pun

DISKUSI: