Sayid Nasrallah Tanggapi Terorisasi Hizbullah oleh Inggris, Hubungan Israel-Maroko dan Perkembangan Covid-19

0
316

Beirut, LiputanIslam.com –Sekjen Hizbullah Sayid Hassan Nasrallah dalam pidato terbarunya, Jumat (26/11) telah berbicara mengenai berbagai isu, termasuk konflik Hizbullah dengan Israel, terorisasi Hizbullah oleh Inggris dan Australia, perkembangan Covid-19, dan percepatan normalisasi hubungan Rezim Zionis Israel dan Kerajaan Maroko.

Mengenai konflik Hizbullah dengan Israel dia mengatakan, “Selagi Lebanon masih berada dalam lingkaran ancaman Israel yang berkelanjutan, kami berada di jantung perjuangan demi kemerdekaan dan kedaulatan, kami telah menang dalam berbagai tahapnya, dan kami yakin bahwa jika kami terus menempuh jalan ini dengan tekad dan teguh maka di depan kami masih ada kemenangan-kemenangan lebih lanjut.”

Dia menambahkan, “Ketika kami setiap hari melihat campurtangan AS secara mencolok di pengadilan, politik, keamanan dan pemilu parlemen yang akan datang maka ini berarti ada kekurangan pada kedaulatan (Lebanon).”

Mengenai terorisasi Hizbullah oleh Inggris dan Australia belakangan ini, Sayid Nasrallah memastikan tindakan dua negara itu tak akan pernah mempengaruhi tekad para pejuang serta kesadaran lingkungan yang membesarkan mereka.

Mengenai percepatan normalisasi hubungan sejumlah negara Arab dengan Israel di mana yang terbaru di antaranya terkait dengan kunjungan Menhan Israel Benny Gantz ke Rabat yang menghasilkan perjanjian kerjasama militer antara kedua negara, Sayid Nasrallah menyebutnya “tercela dan kasar”.

Lebih jauh, dia mengaku prihatin atas naiknya kembali jumlah kasus penularan Covid-19 dan kematian akibatnya di dunia, termasuk di Lebanon. Karena itu dia mengimbau pemerintah dan masyarakat Lebanon menanggapi masalah ini dengan lebih serius.

“Jangan pernah kita meremehkannya, jumlah inveksi besar, kami mendengar keluhan rumah sakit dan ketidak mampuannya mengatasi jumlah yang besar ini, ini berarti kembali ke tahap bahaya, ini menuntut upaya dari setiap orang untuk menerapkan protokol yang sudah diketahui, terutama pemakaian masker dan penjarakan sosial,” ungkapnya. (mm/raialyoum/alalam)

Baca juga:

Australia Tetapkan Hizbullah sebagai Organisasi Teroris, ini Tanggapan Hizbullah dan Ansarullah

Aljazair Merasa Terancam oleh Kunjungan Menhan Israel ke Maroko

Hamas dan Jihad Islam Minta Rakyat Maroko Kutuk Kunjungan Menhan Israel

DISKUSI: