Australia Tetapkan Hizbullah sebagai Organisasi Teroris, ini Tanggapan Hizbullah dan Ansarullah

0
178

Sidney, LiputanIslam.com – Pemerintah Austalia menetapkan kelompok pejuang Hizbullah Lebanon sebagai organisasi teroris, dan Hizbullah dan kelompok pejuang Ansarullah Yaman segera menanggapi penetapan tersebut.

Menteri Dalam Negeri Australia Karen Andrews, Rabu (24/11), mengklaim bahwa Hizbullah yang didukung Iran “terus mengancam untuk melakukan serangan teror dan memberikan dukungan kepada organisasi teroris” serta menimbulkan ancaman “nyata” bagi Australia.

Amerika Serikat (AS) dan Israel telah mengklasifikasikan Hizbullah sebagai organisasi teroris selama bertahun-tahun, sementara negara-negara lain hanya memasukkan sayap militer Hizbullah ke dalam daftar organisasi teroris mereka dan mempertahankan sayap politiknya tetap berada di luar kerangka sanksi mereka demi menghindari kerumitan hubungan mereka dengan otoritas Lebanon.

Hizbullah memiliki banyak wakil di parlemen Lebanon dan memainkan peran penting dalam percaturan dan kebijakan politik negara ini.  Hizbullah juga memiliki persenjataan militer yang besar, termasuk rudal presisi, serta mendapat dukungan penuh dari Iran.

Peran Hizbullah, musuh bebuyutan Israel dan sekutu Damaskus, melampaui wilayah teritorial Lebanon sehingga bahkan disebut-sebut sebagai pemain kunci di Suriah, Irak dan bahkan Yaman. Sebagian orang menyebut Hizbullah perpanjangan tangan Teheran dalam perluasan pengaruh Iran di Timur Tengah.

Hizbullah mengecam keputusan Australia tersebut dan menganggapnya sebagai “kepatuhan yang hina pada dikte AS dan Zionisme serta keterlibatan secara membuta dalam pelayanan kepada kepentingan dan kebijakan Israel yang bertumpu pada terorisme, pembunuhan dan genosida”.

Dalam sebuah pernyataannya, Hizbullah menegaskan, “Keputusan itu maupun keputusan-keputusan serupa sebelumnya tak akan pernah mempengaruhi pendirian Hizbullah dan haknya membela negara dan bangsanya serta menyokong gerakan-gerakan resistensi anti pendudukan dan agresi Zionis.”

Kelompok pejuang Ansarullah di Yaman juga mengutuk keputusan Australia itu dan menyebutnya sebagai “bagian dari langkah keji” yang ditujukan untuk melayani Israel dalam penistaan terhadap hak bangsa Palestina.

Ansarullah juga menyerukan penolakan bangsa-bangsa Arab dan Muslim terhadap terorisasi Hizbullah oleh Australia. (mm/raialyoum/alalam)

Baca juga:

Hizbullah dan Faksi-Faksi Pejuang Palestina Desak Inggris Cabut Keputusan Terorisasi

Inggris Kesankan Upaya Perjuangan Palestina Sebagai Tindak Kejahatan

DISKUSI: