Sayid Nasrallah Pastikan Hizbullah Tak akan Terjebak Perang Saudara

0
267

Beirut, LiputanIslam.com –  Sekjen Hizbullah Sayid Hassan Nasrallah, Selasa (4/8) menegaskanbahwa kelompok pejuang yang dia pimpin di Libanon itu tidak akan terjebak masuk dalam perang saudara di negara ini, menyusul insiden kontak senjata di Beirut selatan, yang oleh sebagian media dikaitkan dengan isu sektarian Sunnah-Syiah.

“Hizbullah tak akan terseret ke dalam perang saudara, kami tahu apa yang harus kami lakukan,” ujarnya dalam sebuah pertemuan dengan para pelantun takziyah kesyahidan Imam Husain ra, cucunda Nabi Muhammad saw.

Sayid Nasrallah memastikan bahwa Hizbullah dewasa ini hendak dilemahkan oleh musuhnya, Israel dan AS, dengan cara mendiskreditaskan Hizbullah dan menyeretnya kepada perang saudara, sembari menyinggung kasus lama di mana pemerintah Arab Saudi yang notabene sekutu AS tak segan-segan menahan Perdana Menteri Libanon Saad Hariri ketika Hariri berkunjung ke Riyadh.

“Berdasarkan data-data yang bermula sejak penahanan Hariri, tindakan ini ditujukan untuk mengobarkan perang saudara, namun sikap faksi-faksi politik Libanon, termasuk Hizbullah, membuat Arab Saudi terkejut dan kemudian mengubah sikapnya,” ujar Nasrallah.

Dia lantas menyinggung kasus pembunuhan Ali Shebli, seorang anggota Hizbullah, pada Sabtu pekan lalu oleh seseorang yang disebut Hizbullah sebagai anggota kawanan begundal jalanan.

“Tak ada darah kami yang ternistakan, tapi kami juga tak akan beranjak menuju apa yang dikehendaki musuh, karena pengerahan Hizbullah ke lapangan berarti keputusan untuk perang saudara. Ada orang-orang tertentu yang berusaha mengangkat senjata untuk berperang dengan kita,” terangnya.

Seperti pernah diberitakan, Beirut, ibu kota Libanon, pada Ahad lalu digemparkan oleh kontak senjata yang dipicu oleh aksi penembakan sekelompok orang terhadap rombongan peserta prosesi pemakaman jenazah anggota Hizbullah Ali Shebli.

Aksi itu menjatuhkan empat korban tewas dan puluhan korban luka, dan tentara Libanon segera mendatangi lokasi dengan mengerahkan sejumlah mobil lapis baja untuk mencegah eskalasi. Media Barat mengaitkan insiden ini dengan isu Sunni-Syiah. (mm/fna)

Baca juga:

[Video:] Israel Serang Libanon Selatan, Perbatasan Meradang

Kontak Senjata di Beirut, Rekayasa untuk Picu Konflik Sunni-Syiah

DISKUSI: