Sayid Nasrallah: Jenderal Soleimani adalah Martir Dunia yang Melampaui Ruang dan Waktu

0
246

Beirut, LiputanIslam.com   Sekjen Hizbullah, Sayid Hassan Nasrallah, memuji martir besar Iran, Qasem Soleimani, mantan komandan Pasukan Quds Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran, sebagai tokoh yang melampaui ruang dan waktu.

“Syahid Qasem Soleimani adalah syahid yang melampaui ruang dan waktu. Dia bukan syahid Irak, Iran, atau Suriah, melainkan syahid dunia. Pengaruhnya akan tetap ada selama beberapa generasi,” ujarnya dalam festival Penghargaan Internasional Soleimani untuk Literatur Perlawanan, Selasa (17/1).

“Syahid Soleimani adalah komandan besar poros yang memerangi ISIS… Semangat, kekuatan moral, keberanian, pengorbanan, pikiran strategis, dan tampil dari perjuangan ke perjuangan pada  levelnya yang strategis adalah bagian dari eduksi dan persembahan Haji Qassem Soleimani,” sambungnya.

Sayid Nasrallah juga mengatakan, “Syahid Soleimani menginspirasikan kekuatan moral pada poros ini, dan merupakan komandan besar dalam perang melawan Israel… Syahid Soleimani adalah komandan besar dan substansial yang mengandaskan agenda besar Israel… Persembahan Haji Qasem adalah kekuatan mordal yang telah dia inspirasikan pada semua orang yang bekerja bersamanya.”

Dia menyebutkan,  “Di setiap generasi, kita membutuhkan model seperti para syahid ini, yang hadir di setiap medan perang, dan yang namanya harus dihidupkan kembali karena mewakili kekayaan intelektual dan spiritual yang sangat besar yang tidak boleh kita anggap remeh. Kita harus melakukan ini untuk diri kita sendiri dan bukan untuk kepentingan mereka sendiri.”

Di bagian lain pidatonya, Sekjen Hizbullah menyatakan bahwa AS memblokir penawaran energi Iran di Lebanon

“Setiap orang di Lebanon mengalami masalah listrik dan bahan bakar yang melampaui golongan dan faksi, dan pengaruhnya meluas ke ekonomi dan kehidupan alami masyarakat,” ujarnya.

“Berbulan-bulan yang lalu, kami diberitahu untuk mengamankan bahan bakar dari Iran selama enam bulan, untuk menaikkan jam pasokan listrik menjadi 8 jam, dan menempatkan Lebanon di jalur solusi,” lanjutnya.

Dia lantas mengatakan, “Kami mengambil inisiatif dan menghubungi Iran, dan mereka menyetujui permintaan bahan bakar Lebanon. Tawaran bahan bakar Iran ke Lebanon masih berlaku, tapi Amerikalah yang mencegah implementasinya.” (mm/raialyoum)

Baca juga:

Hizbullah: Jenderal Soleimani Berhasil Implementasikan Gagasan Kepung Israel dengan Rudal

Media AS: Sanksi Gagal Cegah Iran Jadi Pemain Terkemuka dalam Produksi Drone

 

DISKUSI: