Hizbullah: Jenderal Soleimani Berhasil Implementasikan Gagasan Kepung Israel dengan Rudal

0
140

Beirut, LiputanIslam.com   Anggota senior kelompok pejuang Hizbullah Lebanon menyatakan bahwa Jenderal legendaris Iran mantan Komandan Pasukan Quds Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), Qassem Soleimani, adalah orang yang menggagas pengepungan Rezim Zionis Israel dengan rudal, dan kemudian berhasil menyelesaikan dan mengimplementasikan rencananya itu.

Dikutip Tasnim, Ahad (15/1), Mahmoud Qamati, anggota Dewan Politik Hizbullah,  mengatakan, “Gagasan Syahid Soleimani adalah mengepung Israel, dan dia berhasil melakukannya dalam praktik. Syahid Soleimani adalah orang yang membuat rencana untuk rudal Lebanon dan Gaza, serta Irak dan bahkan Yaman.”

Qamati memastikan bahwa kubu resistensi Lebanon siap berperang dengan Israel dan mengandalkan rudal dan dronenya sendiri adalah berkat sepak terjang Jenderal Soleimani.

Menurutnya,  kubu resistensi Lebanon, sebagai bagian dari Poros Resistensi yang lebih luas di Timur Tengah, didirikan oleh Jenderal Soleimani.

Dia mengatakan Jenderal Soleimani berhasil mengubah perlawanan di semua aspek karena “semangat perintis” dan “pandangan strategisnya”.

Qamati mengatakan, “Dia berada di antara kami di medan-medan operasi resistensi sejak perang 2006.”

Dia menambahkan bahwa Jenderal Soleimani mulai membantu rekonstruksi Lebanon segera setelah perang.

Jenderal Soleimani gugur syahid akibat serangan drone di dekat Bandara Internasional Baghdad pada 3 Januari 2020. Serangan itu diperintahkan langsung oleh presiden AS saat itu Donald Trump.

Jenderal tersohor Iran itu juga dipandang oleh khalayak di banyak negara di Timur Tengah sebagai jawara dalam perang penumpasan kelompok-kelompok teroris, terutama ISIS, yang sebenarnya dibuat dan dibeking oleh Amerika Serikat dan Rezim Zionis Israel untuk mengacaukan Timur Tengah dan menghabisi Poros Resistensi yang digalang Iran. (mm/tasnim)

Baca juga:

Menlu Iran dan Sekjen Hizbullah Bertemu dan Bahas Perkembangan Situasi Politik Regional

Menlu Iran Adakan Pertemuan dengan Faksi-Faksi Pejuang Palestina di Suriah

DISKUSI: