Saudi Tanggapi Tudingan Bersekongkol dengan AS dan Israel dalam Pembunuhan Fisikawan Iran

0
142

Riyadh, LiputanIslam.com –   Penasehat Urusan Luar Negeri Arab Saudi Adel Al-Jubeir mengaku heran terhadap Iran karena telah menyalahkan Saudi terkait dengan pembunuhan ilmuwan nuklir Iran Mohsen Fakhrizadeh.

“Pembunuhan adalah berlawanan dengan kebijakan Saudi,” ungkap Al-Jubeir, Selasa (1/12/2020).

Melalui akun resminya di Twitter, dia menambahkan, “Tampak bahwa frustasi telah mendorong Menteri Luar Negeri Iran Tuan Jawad Zarif untuk menyalahkan Kerajaan (Saudi) dan menuduhnya sebagai penyebab apa yang terjadi Iran.”

Al-Jubeir kemudian mengejek, “Jangan-jangan, semoga Allah tidak menakdirkan demikian, kalau terjadi gempa ataupun banjir di Iran maka ia juga akan menuduh Kerajaan sebagai penyebabnya.”

Dia lantas menyatakan, “Kami tidak mengakui aksi pembunuhan dalam segala bentuknya, dan itu bukan kebijakan Kerajaan, tak seperti Iran yang melakukan aksi-aksi pembunuhan di dunia sejak revolusi yang dibajak oleh Khomaini pada tahun 1979.”

Al-Jubeir menambahkan, “Anda dapat bertanya kepada kami, dan bertanya kepada berbagai negara dan Anda akan mengetahui bahwa kami telah kehilangan banyak warga negara kami akibat perilaku jahat dan ilegal Iran.”

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif menyatakan bahwa pembunuhan ilmuwan nuklir terkemuka Iran Mohsen Fakhrizadeh sebagai aksi teror pengecut yang terjadi dalam kerangka “konspirasi segi tiga” Amerika Serikat (AS), Zionis, dan Arab Saudi. (mm/alalam/rta)

Baca juga:

Soal Pembunuhan Ilmuwan Nuklir Iran, Zarif Nyatakan Ada Konspirasi Segitiga AS, Israel dan Saudi

Diminta Menahan Diri oleh Barat terkait Pembunuhan Fakhrizadh, Ini Tanggapan Iran

DISKUSI: