Diminta Menahan Diri oleh Barat terkait Pembunuhan Fakhrizadh, Ini Tanggapan Iran

0
370

Teheran, LiputanIslam.com –   Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Saeed Khatibzadeh menyatakan bahwa negara ini akan membalas darah ilmuwan nuklirnya, Mohsen Fakhrizadeh, dengan “balasan yang sangat menyakitkan”.

Khatibzadeh menyatakan demikian dalam konferensi pers, Selasa (1/12/2020), sebagai tanggapan atas imbauan sejumlah negara Barat agar Teheran menahan diri terkait dengan terbunuhnya fisikawan Iran tersebut pada Jumat pekan lalu.

“Nama ilmuwan nuklir dan pertahanan ini akan abadi dan menjadi teladan bagi anak-anak hari ini dan esok di Iran yang Islami,” ungkapnya.

Dia kemudian menyindir Kerajaan Arab Saudi dengan menyatakan bahwa setelah tragedi Jumat berdarah itu berbagai negara dunia serta semua negara Teluk Persia mengutuk pembunuhan itu dan menyatakan belasungkawa kepada Iran, “kecuali satu negara”.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif di halaman Twitter-nya menyindir lembaga-lembaga yang selama ini mengaku peduli HAM karena tidak menyatakan “kecaman yang lebih keras” terhadap serangan teror yang menggugurkan Fakhrizadeh. (mm/alalam)

Baca juga:

Soal Pembunuhan Ilmuwan Nuklir Iran, Zarif Nyatakan Ada Konspirasi Segitiga AS, Israel dan Saudi

Fakrizadeh Dilaporkan Dibunuh dengan Senjata Israel yang Dikendalikan dari Satelit

DISKUSI: