Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Timur Tengah

Saudi Minta AS Isi Kekosongan Akibat Penarikan Pasukan UEA dari Yaman

Published 20/07/2019 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

Washington, LiputanIslam.com –   Arab Saudi meminta dukungan militer AS untuk mengisi kevakuman yang terjadi akibat penarikan sebagian besar pasukan Uni Emirat Arab (UEA) dari Yaman.

Hal tersebut dilaporkan oleh surat kabar Washington Post (WP) sembari mengutip keterangan sumber-sumber diplomat yang mengetahui masalah tersebut, Kamis (18/7/2019).

Sumber-sumber itu mengatakan bahwa Riyadh berharap AS berkenan memberi informasi intelijen tambahan dan mengerahkan pasukan khusus serta penasehat militer di Yaman, selain melanjutkan dukungan logistik dan ekspor senjata untuk Saudi.

Menurut WP, Saudi mengeluhkan adanya pesan-pesan yang kontradiktif terkait sikap Washington terhadap perang Yaman.

Baca: UEA Mengurangi Jumlah Pasukannya di Yaman dengan Dalih Strategi

Di satu sisi, Kongres AS pada tahun ini telah mengesahkan draf undang-undang penghentian dukungan AS kepada operasi miiter pasukan koalisi Arab yang dipimpin Saudi di Yaman, dan para pejabat Pentagonpun berkesimpulan bahwa perang di Yaman telah membentur jalan buntu sehingga menyarankan Saudi sejak beberapa bulan lalu agar memulai perundingan untuk menyudahi konfrontasi.

Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump menggunakan segenap kewenangannya untuk membendung inisiasi Kongres, dan para Hawkish (garis keras) dalam pemerintahannya, termasuk Menteri Luar Negeri Mike Pompeo dan Penasehat Keamanan Nasional John Bolton, sangat tegas dalam menyokong serangan Saudi dan sekutunya terhadap kelompok pejuang Ansarullah (Houthi) di Yaman.

Baca: UEA Angkat Kaki dari Yaman Lantaran Ansharullah Kian Tangguh

WP menilai Saudi sangat terpukul oleh keputusan UEA menarik banyak pasukannya dari Yaman, sebab peranan Saudi selama ini lebih banyak banyak terkait dengan serangan udara, sementara UEA terkait dengan serangan darat.

Menurut WP, Saudi tak semudah UEA untuk keluar dari Yaman, karena perbatasannya dengan Yaman sangat panjang.

WP juga mengutip pernyataan sejumlah diplomat Barat dan PBB bahwa penarikan pasukan UEA dari Yaman akan mendorong Saudi untuk memulai perundingan damai dengan Ansarullah, dan menghentikan serangan udaranya yang sejauh ini telah mengundang kecaman keras dari khalayak internasional karena telah menjatuhkan banyak korban sipil.

Baca: Ansarullah Yaman Tawarkan “Ekspor Senjata” ke Arab Saudi

Hanya saja, para diplomat itu tak dapat memastikan apakah Putra Mahkota Saudi Mohamed bin Salman akan mengutamakan opsi perundingan, terlebih ketika pemerintahan Trump masih memberinya semangat untuk melanjutkan serangan ke Yaman. (mm/raialyoum)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account