Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Timur Tengah

UEA Mengurangi Jumlah Pasukannya di Yaman dengan Dalih Strategi

Published 09/07/2019 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

AbuDhabi, LiputanIslam.com –   Uni Emirat Arab (UEA) mengumumkan akan mengurangi kehadiran pasukannya di seluruh Yaman dengan dalih demi strategi “militer pertama” ke “damai pertama”.

Seorang pejabat UEA yang tidak disebutkan namanya, Senin (8/7/2019), mengatakan bahwa negara Arab di Teluk Persia itu menarik sebagian pasukannya dari sejumlah daerah di Yaman, termasuk pelabuhan selatan Aden dan kawasan pesisir barat.

“Kami memang memiliki tingkat pasukan yang turun karena alasan strategis di Hodeidah dan alasan taktis. Ini sangat berkaitan dengan peralihan dari apa yang saya sebut strategi militer pertama ke strategi perdamaian pertama.”

Baca: WSJ: Takut Balasan Iran-AS, UEA Tarik Pasukannya dari Yaman

Seorang pejabat militer Yaman yang tidak disebutkan namanya mengkonfirmasi bahwa tentara UEA “benar-benar mengosongkan” pangkalan militer di Khokha, sekitar 130 km selatan pelabuhan utama Hodeidah.

Pergerakan pasukan di daerah lain di Yaman “bersifat taktis dan didasarkan pada kebutuhan kita”, kata pejabat UEA itu.

Dia menambahkan, “Kami tidak khawatir tentang kekosongan di Yaman, karena kami telah melatih total 90.000 pasukan Yaman (loyalis presiden pelarian Abd Rabbuh Mansour Hadi). Ini adalah salah satu kesuksesan besar kami di Yaman.”

Konflik di Yaman pecah pada akhir 2014 ketika kelompok pejuang Ansarullah (Houthi) merebut sebagian besar wilayah negara ini, termasuk ibu kota, Sanaa.

Perang semakin berkobar pada Maret 2015 setelah koalisi militer yang dipimpin oleh Arab Saudi dan UEA melancarkan serangan udara sengit ke Yaman dengan dalih memulihkan pemerintahan Mansour Hadi.

Baca: Ungkap Senjata Baru, Yaman Pastikan akan Terus Ada “Kejutan” untuk Saudi dan Sekutunya

Sembari menyebutkan bahwa UEA tetap mendukung Arab Saudi, pejabat UEA itu mengatakan bahwa pengurangan pasukan itu telah didiskusikan dan dikoordinasikan selama lebih dari setahun.

“Ini bukan keputusan menit terakhir. Ini adalah bagian dari proses dalam koalisi yang telah dibahas secara luas dengan mitra kami, Saudi,” ujarnya.

Penarikan sebagian pasukan UEA itu dilakukan bersamaan dengan meningkatnya ketegangan antara Iran dan AS akibat adanya serangan terhadap kapal tanker minyak di dekat Selat Hormuz, kehadiran militer AS di kawasan itu, dan penolakan Iran atas beberapa kewajibannya berdasarkan kesepakatan nuklir internasional yang dicapai pada 2015. Ketegangan itu melonjak pada Juni setelah Iran menembak jatuh drone pengintai AS.

Baca: Menhan Iran Sebut Sikap Inggris Terkait Tanker Iran Sebagai “Pembajakan”

Para diplomat mengatakan UEA lebih menghendaki kepulangan pasukan dan peralatan militernya ketika ketegangan antara AS dan Iran semakin meningkat di Teluk Persia.

Gamal Gasim, seorang profesor ilmu politik di Grand Valley State University, Michigan, AS, mengatakan bahwa tindakan UEA itu berseberangan dengan strategi Arab Saudi untuk menumpas Ansarullah yang berpihak kepada Iran.

“UEA lebih mungkin bermaksud untuk membagi Yaman menjadi dua negara Selatan dan Utara di mana ia akan memiliki pengaruh dan dominasi atas bagian selatan. Di pihak lain, Arab Saudi lebih tertarik untuk mengalahkan Houthi dan mengakhiri pengaruh Iran,” ujar Gasim. (mm/raialyoum/aljazeera)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account