Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Internasional

UEA Angkat Kaki dari Yaman Lantaran Ansharullah Kian Tangguh

Published 10/07/2019 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

Sanaa,LiputanIslam.com-Harian transregional al-Quds al-Arabi mengungkap alasan UEA menarik pasukannya dari Yaman. Menurut harian terbitan London ini, kebuntuan Abu Dhabi menghadapi ketangguhan Ansharullah adalah penyebab UEA angkat kaki usai perang 4,5 tahun tanpa hasil.

“Sejak pekan-pekan lalu, UEA telah mengurani jumlah serdadunya di Yaman secara bertahap. Bukan hanya jumlah tentara yang dikurangi, tapi juga perangkat militer UEA,”tulis al-Quds al-Arabi.

Baca: IRGC Ancam Hancurkan Kapal Induk AS

Berdasarkan laporan ini, UEA menarik pasukan dan peralatan perangnya dari sekitar Sanaa (ibukota Yaman), selatan Mareb, dan pelabuhan Assab di Eritrea (salah satu negara di sekitar selat Bab el-Mandeb).

Menurut harian ini, Abu Dhabi mengawali agresi militernya ke Yaman dengan mengirim pasukan ke Eritrea. Dan saat ini, UEA menarik pasukannya dari titik yang sama.

Pada hari Senin (8/7) lalu, seorang pejabat tinggi UEA mengatakan kepada AFP bahwa negaranya akan menarik pasukannya dari Yaman.

Pejabat yang enggan namanya disebut itu mengaku, Abu Dhabi mengubah strateginya dari strategi militer menjadi strategi yang memprioritaskan perdamaian.

Al-Quds al-Arabi menilai, sudah pasti UEA mengubah sikapnya “bukan untuk berdamai dengan Yaman.” Anggota koalisi Saudi ini sadar bahwa mereka harus mengubah strateginya di Yaman, dengan sejumlah alasan:

Pertama, agresi militer ke Yaman telah menemui jalan buntu. Baik Abu Dhabi atau Riyadh sama-sama tidak mampu meraih hasil di perang tersebut.

Kedua, usai serangan balasan Ansharullah ke wilayah Saudi dan bandara-bandara serta fasilitas minyak negara itu dengan nirawak dan rudal, Abu Dhabi sadar bahwa UEA juga bisa menjadi sasaran empuk Ansharullah. Inilah yang mendorong petinggi UEA terburu-buru menarik pasukannya dari Yaman.

Ketiga, serangan ke kapal dagang di pelabuhan al-Fujairah dan kapal tanker di Laut Oman telah membunyikan lonceng bahaya bagi UEA. Sebab itu, Abu Dhabi memindahkan sistem pertahanan udara Patriot dan THAAD dari Yaman ke UEA. Abu Dhabi mengubah strateginya karena khawatir konflik Iran-AS akan berujung pada perang dan membahayakan Teluk Persia serta negara-negara di sekitarnya.

Kendati UEA memiliki banyak gudang senjata dengan nilai lebih dari ratusan milyar dolar, namun tentara negara itu tidak siap untuk terlibat konflik semacam ini. Juga sudah pasti bahwa para penguasa UEA tak punya nyali untuk terjun dalam perang seperti ini. (af/alalam/irna)

Baca Juga:

Arab-Israel Semakin Akrab, Menlu Israel Kunjungi Abu Dhabi

Penahanan Kapal Tanker Iran Tak Akan Dibiarkan Begitu Saja

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account