Saudi Mengaku Rontokkan Serangan Rudal dan Drone Ansarullah Yaman

0
214

Riyadh, LiputanIslam.com –  Pasukan koalisi yang dipimpin Arab Saudi Selasa malam (27/7) mengaku telah merontokkan serangan rudal dan pesawat nirawak (UAV/drone) kelompok Ansarullah (Houthi) Yaman ke wilayah selatan Saudi.

Dikutip kantor berita Saudi, SPA, koalisi itu menyatakan pihaknya telah mencegat dan menghancurkan dua drone dan dua rudal balistik yang ditembakkan Ansarullah ke kawasan Jizan di bagian selatan Saudi.

Koalisi ini juga mengklaim bahwa dalam serangan itu Ansarullah berusaha menyasar obyek-obyek dan warga sipil di Jizan.

Ansarullah telah berulangkali melancarkan serangan rudal dan drone ke berbagai posisi militer ataupun pabrik minyak Saudi, terutama di bagian selatan negara kerajaan ini, namun Saudi selalu mengklaim bahwa serangan itu ditujukan ke sasaran-sasaran sipil atau mengancam keselamatan jiwa warga sipil.

Ansarullah menggunakan drone sejak tahun 2019 dalam serangannya terhadap kubu lawannya di Yaman dan pasukan koalisi yang mendukung kubu itu.

Drone Ansarullah berkemampuan membawa banyak bahan peledak dan dapat meledak pada ketinggian 10 meter di atas obyek sasaran untuk menebar serpihan ledakan dalam jumlah besar. Sumber-sumber militer Yaman menyebutkan bahwa serpihan itu menyebar seluas sekira 30 meter dan panjang 30 meter.

Seperti diketahui, Yaman dilanda perang sejak lebih dari enam tahun silam antara kubu gerakan Ansarullah dan kubu presiden pelarian Abd Rabbuh Mansour Hadi.  Ansarullah yang didukung tentara Yaman menguasai Sanaa, ibu kota Yaman, sejak 2014, selain beberapa provinsi lain.

Sejak Maret 2015 pasukan koalisi Arab yang dipimpin Arab Saudi dan didukung AS, Israel dan negara-negara Barat melancarkan intervensi militer ke Yaman untuk membela kubu Mansour Hadi dengan asumsi bahwa Ansarullah dapat segera dikalahkan.

Putra Mahkota Saudi Mohamed bin Salman yang merasa negaranya kaya senjata dan peralatan perang serta didukung Barat dan Israel menjelang invasi itu sempat bersumbar bahwa pihaknya akan dapat menumpas Ansarullah dalam tempo beberapa hari atau paling lambat beberapa minggu.

Nyatanya, Ansarullah dan tentara Yaman yang mendapat dukungan mental, asistensi, dan politik dari Iran semakin tangguh serta gencar melesatkan rudal balistik dan drone ke wilayah Saudi sebagai balasan atas blokade dan serangan udara Saudi dan sekutunya. (mm/raialyoum/fna)

Baca juga:

Ansarullah Yaman Menghebat di Bayda, Pasukan Lawannya Kerahkan Kekuatan di Perbatasan Ma’rib

Ansarullah Yaman Lancarkan Serangan Drone dan Rudal ke Wilayah Saudi

DISKUSI: