Saudi Akhirnya Ucapkan Selamat atas Kemenangan Biden

0
48

Riyadh, LiputanIslam.com –  Arab Saudi akhirnya mengucapkan selamat kepada Joe Biden, Ahad (8/11/2020), atas kemenangannya dalam pemilihan presiden Amerika Serikat (AS) setelah lebih dari 24 jam Biden dinyatakan dapat mengalahkan Donald Trump, yang memiliki hubungan pribadi yang dekat dengan Putra Mahkota Saudi Mohamed bin Salman (MBS).

Biden yang juga mantan wakil presiden AS dalam kampanyenya pernah berjanji untuk meninjau ulang hubungan negaranya dengan Saudi, menuntut lebih banyak pertanggungjawaban Royadh atas pembunuhan jurnalis Saudi Jamal Khashoggi di konsulat Saudi di Istanbul, Turki, dan menyerukan diakhirinya dukungan AS kepada perang Saudi terhadap Yaman.

Ketika negara-negara Arab lainnya berlomba memuji Biden dari Partai Demokrat, MBS, penguasa de facto Saudi, tetap bungkam pada pemungutan suara AS, bahkan ketika dia menyampaikan sambutan hangat atas keperpilihan lagi presiden Tanzania.

Trump sendiri telah menolak hasil pilpres AS dan berjanji untuk  menggugatnya.

Seperti dilaporkan kantor berita resmi Saudi, SPA, Raja Arab Saudi Salman dan putranya, MBS, memberi selamat kepada pasangan presiden dan wakil presiden AS terpilih Joe Biden dan Kamala Harris.

“Raja Salman memuji hubungan tersendiri, bersejarah dan dekat antara kedua negara sahabat dan rakyat mereka yang semua orang ingin perkuat dan kembangkan di semua tingkatan,” lanjut SPA.

Hubungan MBS dengan Trump selama ini telah menjadi pelindung bagi Riyadh di depan kecaman internasional terhadap Riyadh di bidang HAM. Kecaman luas itu dipicu oleh kasus pembunuhan Khashoggi, peran Riyadh dalam perang Yaman, dan penahanan aktivis.

Isu-isu tersebut kini berkemungkinan menjadi titik perselisihan antara Biden dan Arab Saudi, eksportir minyak utama dan pemborong senjata AS. (mm/aljazeera)

Baca juga: 

Ini Negara Arab Pertama yang Ucapkan Selamat atas Kemenangan Biden

Hamas Imbau Biden Lakukan “Koreksi Historis” atas Kebijakan Salah AS

DISKUSI: