Hamas Imbau Biden Lakukan “Koreksi Historis” atas Kebijakan Salah AS

0
70

Kepala Biro Politik Hamas, Ismail Haniyeh. Sumber: Al-Alam

Gaza, LiputanIslam.com –  Ketua Biro Politik Hamas Ismail Haniyeh menyatakan harapannya agar presiden terpilih dari Partai Demokrat AS itu bersedia melakukan “koreksi historis” atas kebijakan AS selama ini.

“Kebijakan zalim terhadap rakyat kami telah menjadikan AS sebagai mitra kezaliman dan agresi, merusak stabilitas di kawasan dan dunia, dan menghalangi kemampuan AS untuk menjadi pihak sentral dalam penyelesaian konflik,” ungkap Haniyeh, Sabtu (7/11/2020).

Haniyeh meminta pemerintahan terpilih AS agar “menarik diri dari apa yang disebut Kesepakatan abad Ini dan membatalkan keputusan mempertimbangkan Quds (Yerusalem) sebagai ibu kota rezim pendudukan (Israel) dan untuk memindahkan kedutaan AS ke sana dengan cara yang bertentangan dengan semua sikap dan keputusan internasional.”

Dia menekankan bahwa “rakyat Palestina akan melanjutkan resistensi dan perjuangan mereka dengan segala cara yang sah untuk mengakhiri pendudukan dan mencapai kemerdekaan.” (mm/alalam)

Baca juga:

Ini Negara Arab Pertama yang Ucapkan Selamat atas Kemenangan Biden

Pria Palestina Yang Ditahan Israel Akhiri Mogok Makan Setelah 103 Hari

DISKUSI: