Saudi Ajak Damai, Ansarullah Yaman Nyatakan Tetap akan Bebaskan Ma’rib dan Wilayah Lain

0
552

Sanaa, LiputanIslam.com –   Anggota senior Dewan Tinggi Politik Yaman yang berafiliasi dengan Ansarullah (Houthi), Mohammad Ali al-Houthi, bersumbar bahwa pihaknya akan segera berhasil membebaskan seluruh wilayah provinsi dan kota Mar’ib, sebelum kemudian membebaskan berbagai wilayah Yaman lain dari cengkeraman pasukan koalisi pimpinan Saudi dan para anteknya.

“Insya Allah, Ma’rib dan daerah lain segera dibebaskan. Kami membendung kampanye agresi dan perang, yang dilancarkan Arab Saudi, Amerika, Inggris, Prancis, Uni Emirat Arab dan lain-lain terhadap kami,” kata Ali al-Houthi, Senin (22/3).

Pada hari itu pemerintah Arab Saudi mengajukan inisiatif perdamaian baru untuk meredakan perang Yaman, termasuk dengan menerapkan gencatan senjata secara nasional serta pembukaan jalur udara dan laut Yaman, namun pihak Ansarullah menanggapi sinis dengan menyebutnya tak mengandung materi baru dan tak memenuhi tuntutan manusiawi Ansarullah.

Ali al-Houthi menambahkan bahwa Yaman dikeroyok oleh pasukan bayaran Saudi dan Emirat, pasukan loyalis Mantan Presiden Yaman Abd Rabbuh Mansur Hadi, pasukan bayaran dari Sudan, pasukan bayaran dari Academi, perusahaan militer swasta yang berbasis di AS dan semula dikenal sebagai nama “Blackwater”, dan pasukan asing lain.

“Kami berada dalam posisi yang memadai untuk mempertahankan negeri kami dan melawan pendudukan,” lanjutnya.

Dalam beberapa minggu terakhir Ma’rib menjadi ajang operasi berskala besar pasukan kubu Sanaa yang terdiri atas tentara Yaman dan pasukan Lijan Shaabiya (Ansarullah). Di daerah strategis dan kaya minyak itu mereka berhasil melancarkan tekanan hebat hingga banyak kawasan di sekitar kota Ma’rib jatuh satu persatu ke tangan mereka.

Sultan al-Sama’i, anggota Dewan Tinggi Yaman, Sabtu lalu menegaskan pihaknya masih akan terus berjuang membebaskan provinsi tetangga, Shabwah dan Hadhramaut, setelah mereka nanti dapat membebaskan Ma’rib secara total. (mm/presstv)

Baca juga:

Babak Belur Digempur Ansarullah Yaman, Saudi Ajukan lagi Usulan Damai

Ansarullah Ungkap Data Enam Tahun Perang di Yaman

DISKUSI: