Satu Bocah Palestina Gugur Diterjang Peluru Israel di Tepi Barat

0
105

Pasukan Kependudukan Israel (IOF). Sumber: Al-Alam

Ramallah, LiputanIslam.com –   Satu bocah kecil Palestina gugur syahid diterjang peluru pasukan Zionis Israel di Tepi Barat, Jumat (4/11/2020).

Kementerian Kesehatan Palestina dalam sebuah statemennya menyatakan bahwa bocah laki-laki berusia 13 tahun gugur syahid beberapa jam setelah menderita luka tembak di bagian perut. Dia terluka oleh peluru yang dilepaskan oleh pasukan Zionis di sebuah kawasan di Ramallah, Tepi Barat.

Sumber-sumber lokal menyebutkan bahwa selain bocah itu, empat remaja Palestina juga terkena tembakan peluru tajam dan peluru karet dalam peristiwa bentrokan warga Palestina dan pasukan rezim pendudukan tersebut menyusul aksi unjuk rasa protes terhadap perluasan permukiman Zionis.

Bentrokan juga terjadi di sejumlah desa di Tepi Barat hingga menyebabkan puluhan orang Palestina menderika luka tembakan peluru tajam dan peluru karet serta sesak nafas akibat gas air mata dalam peristiwa unjuk rasa mingguan yang dilakukan untuk menandai protes mereka terhadap proyek pembangunan permukiman Zionis.

Pembakaran Gereja

Dalam peristiwa lain, warga Palestina di kota Quds (Yerussalem) berhasil menggagalkan upaya warga pendatang Zionis untuk membakar Gereja Gethsemani di Quds Timur.

Para saksi mata mengatakan kepada Anadolu bahwa seorang pemukim Zionis menerobos masuk ke dalam gereja kemudian menuangkan bahan bakar dan mencoba membakar beberapa kursi yang ada.

Para saksi menambahkan bahwa penjaga gereja di luar tembok Quds bersama empat warga kota ini mengejar orang Zionis itu  dan menggagalkan upayanya, sebelum polisi Israel tiba.

Para saksi menyatakan bahwa petugas pemadam kebakaran Palestina “segera memadamkan api dan mencegah penyebarannya”, sementara polisi Israel dalam sebuah pernyataan mengaku telah menangkap warga Zionis tersebut.

Upaya pembakaran gereja itu mendapat kecaman keras dari otoritas serta faksi-faksi Palestina, yang menyebutnya sebagai aksi teror. (mm/raialyoum)

Baca juga:

Perseteruan Netanyahu-Gantz Meruncing, Tel Aviv Disebut Masuk Medan Ranjau

Kesal Karena Israel Tak Merahasiakan, Riyadh Batalkan Kunjungan Direktur Mossad ke Saudi

DISKUSI: