Satelit Rusia Rilis Foto Sebelum dan Sesudah Ledakan Beirut

0
26

Beirut, LiputanIslam.com –  Roscosmos Corporation yang berbasis di Rusia merilis foto satelit yang menunjukkan gambar Pelabuhan Beirut sebelum dan sesudah ledakan yang terjadi pada hari Selasa lalu itu.

Foto-foto tersebut diambil oleh satelit Canopus-B Rusia, yang dikembangkan oleh All-Russia Research Institute of Electromechanics (NPP VNIIEM), dan dirancang untuk penginderaan Bumi dari jarak jauh.

Dari  gambar sebelum dan sesudah ledakan itu terlihat besarnya kerusakan akibat ledakan itu karena terlihat sejauhmana kehancuran total pelabuhan dan area sekitarnya.

Pihak berwenang Libanon, Kamis (6/8/2020), dilaporkan telah menahan 16 orang sebagai bagian dari proses penyelidikan atas ledakan besar di pelabuhan Beirut, sementara jumlah korban meninggal tercatat bertambah menjadi 157 orang, dan korban luka 5000 orang.

Jumlah itu diperkirakan akan meningkat karena proses pencarian dan evakuasi masih dilakukan, terutama untuk mencari orang-orang yang terdaftar hilang.

Menteri Luar Negeri Libanon Charbel Wehbe kepada radio Prancis mengatakan bahwa pemerintah Lebanon telah memberikan tenggat waktu empat hari kepada komite investigasi untuk menentukan tanggung jawab atas ledakan tersebut.

Presiden Prancis Emmanuel Macron dalam kunjungannya ke Beirut menawarkan dukungan Prancis bagi rakyat Lebanon setelah ledakan pelabuhan itu, namun sembari memperingatkan bahwa Lebanon yang dilanda krisis akan “terus tenggelam” kecuali para pemimpinnya melakukan reformasi.

Perdana Menteri Lebanon Hassan Diab mengatakan bahwa pemerintahnya sedang menunggu hasil penyelidikan, dan tidak akan membiarkan mereka yang bertanggung jawab atas tragedi itu lolos begitu saja dari jeratan hukum. (mm/aljazeera/amn)

Baca juga: 

Trump Tegaskan Lagi Dugaannya bahwa Ledakan Beirut adalah “Serangan”

Mantan Pejabat Israel Sebut Ledakan Beirut ‘Hadiah dari Tuhan’

DISKUSI: