Mantan Pejabat Israel Sebut Ledakan Beirut ‘Hadiah dari Tuhan’

0
122

Moshe Feiglinta 

Tel Aviv, LiputanIslam.com–Mantan anggota parlemen (Knesset) Israel, Moshe Feiglin, memuji ledakan di Beirut, Lebanon, pada Selasa (4/8) lalu sebagai hadiah dari Tuhan di hari festival umat Yahudi, Tu B’Av.

Dalam sebuah unggahan di Facebook, Feiglin bersyukur kepada Tuhan karena ledakan mematikan itu terjadi di Beirut dan tepat waktu di festival Tu B’Av yang merupakan festival cinta. Festival Tu B’av merupakan hari libur romantis umay Yahudi yang penuh dengan tarian, nyanyian, dan pembagian bunga.

“Hari ini adalah Tu B’Av, hari yang penuh kegembiraan, dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Tuhan dan semua orang jenius dan pahlawan yang benar-benar (!) telah mengatur perayaan yang luar biasa ini untuk menghormati hari cinta,” tulisnya.

Feiglin kemudian berspekulasi bahwa ledakan itu bukanlah kecelakaan, sembari mengklaim dia memiliki “pengalaman” dengan bahan peledak.

“Anda tidak benar-benar percaya bahwa [ledakan] ini [disebabkan] gudang bahan bakar yang berantakan, ya? Apakah Anda mengerti bahwa [kejadian] ini seharusnya menimpa kita dengan hujan rudal ?! Saya punya pengalaman dengan bahan peledak. Ledakan terbesar yang pernah saya lakukan adalah 2,5 ton TNT. ”

Dalam sebuah wawancara dengan radio lokal, ia berharap diizinkan untuk “bersukacita” karena ledakan itu terjadi Beirut dan bukan Tel Aviv.

Ledakan besar di pelabuhan Beirut pada Selasa lalu telah mengahncurkan kota dan ekonomi negara Lebanon. Ledakan itu disebut-sebut berasal dari 2.750 ton amonium nitrat yang sangat eksplosif yang terismpan lama di gudang pelabuhan. (ra/palestinechronicles)

DISKUSI: