Rusia Sayangkan Iran Tak Dilibatkan dalam Perundingan Damai Afghanistan

0
283

Moskow,LiputanIslam.com-Wakil Khusus Presiden Rusia untuk urusan Afghanistan, Zamir Kabulov menyayangkan Iran tidak bisa bergabung dalam perundingan damai Afghanistan, karena ditentang oleh AS.

“Saya pribadi yakin, Pakistan dan Iran adalah pemerintahan paling berpengaruh dan penting dalam mengatasi masalah Afghanistan. Di awal terbentuknya kuartet (Rusia, China, AS, dan Pakistan), kami percaya bahwa Iran bisa menjadi anggota kelima,”jelasnya.

“Dikarenakan kondisi saat ini terkait hubungan Teheran-Washington, yang sudah diketahui semua pihak, orang-orang Iran tidak bisa duduk semeja dengan orang-orang AS lantaran alasan-alasan politik-ideologis. Ini sangat disayangkan, sebab kami tidak memiliki banyak sekutu di tahap ini. Penting bagi kami untuk bekerja sama dengan Iran, Pakistan, China, dan AS untuk mengeluarkan Afghanistan dari kebuntuan,”papar Kabulov.

Di sisi lain, Kabulov berpendapat bahwa kondisi genting Afghanistan saat ini disebabkan kekeliruan strategis Washington dan sekutunya.

Kantor berita TASS melaporkan, diplomat Rusia ini menyebut dua kesalahan strategis yang dilakukan AS di Afghanistan, yaitu membangun pangkalan-pangkalan militer dan berusaha mendemokratiskan negara itu dengan model demokrasi AS.

“AS telah melakukan kesalahan besar ketika membuat jaringan pangkalan-pangkalan militer di tanah Afghanistan, alih-alih membantu memulihkan kondisi negara ini.”

“Alih-alih membantu untuk mengembangkan Afghanistan dan instansi-instansi pemerintahan serta perekonomian negara ini sesuai tradisi Afghanistan, AS justru berusaha mendemokratiskan negara ini dan memaksakan konsep-konsep demokratis yang dipahami Washington, yang akhirnya berujung kepada kegagalan,”imbuhnya. (af/fars)

Baca Juga:

Karzai Sebut Kehadiran AS Perkuat Terorisme di Afghanistan

Taliban Mengaku Tak Ingin Memonopoli Kekuasaan di Afghanistan

 

DISKUSI: