Rusia, China dan Iran Gelar Latihan Militer di Samudra Hindia

0
211

Teheran, LiputanIslam.com –   Rusia, China dan Iran akan menggelar latihan maritim bersama pada hari ini, Jumat (20/1), ungkap Laksamana Mostafa Tajoldin, seorang pejabat hubungan masyarakat angkatan bersenjata Iran kepada media negara ini, Kamis (21/1).

Dia menjelaskan bahwa latihan bersandi “Sabuk Keamanan Laut 2022” itu akan berlangsung di utara Samudra Hindia dan merupakan latihan angkatan laut gabungan yang ketiga kalinya antara Rusia, China dan Iran, dengan partisipasi kapal perang dan pesawat angkatan laut dari ketiga negara, sejak peluncuran Sabuk Keamanan Maritim pertama pada Desember 2019.

“Manuver ini bertujuan meningkatkan keamanan di kawasan, mengungkapkan iktikad baik, dan memperlihatkan kemampuan ketiga negara dalam mendukung perdamaian dunia dan keamanan maritim,” lanjutnya.

Dia juga mengatakan bahwa manuver tahun ini berlangsung di bawah slogan “Bersama untuk Keamanan dan Perdamaian”, di area seluas 17.000 kilometer persegi di bagian utara Samudra Hindia.

Menurutnya, latihan ini meliputi berbagai operasi taktis dalam rangka meningkatkan keamanan perdagangan maritim internasional, memerangi terorisme maritim dan perompakan, bertukar informasi di bidang pencarian dan penyelamatan korban, serta bertukar pengalaman.

Sayid Ebrahim Raisi sejak menjabat sebagai presiden Iran pada Juni lalu mencangkan kebijakan “memandang ke timur” untuk mempererat hubungan dengan China dan Rusia. Teheran bergabung dengan Organisasi Kerjasama Shanghai pada bulan September 2021, sebuah badan keamanan Asia Tengah yang dipimpin oleh Beijing dan Moskow.

Menteri Luar Negeri Hossein Amirabdollahian mengunjungi China minggu lalu dan presiden Iran bertemu dengan mitranya dari Rusia di Moskow pada hari Kamis kemarin.

Angkatan Laut Angkatan Bersenjata Iran serta Koprs Garda Revolusi Islam (IRGC) akan mengambil bagian dalam latihan kali ini, yang mencakup berbagai latihan taktis seperti penyelamatan kapal yang terbakar, pembebasan kapal yang dibajak, dan penembakan target di malam hari.

Tajoldin menyebutkan bahwa China, Rusia dan Iran memulai latihan angkatan laut bersama pada 2019, dan akan melanjutkannya di masa mendatang. (mm/irna/reuters)

Baca juga:

Berkunjung ke Rusia, Presiden Iran Pastikan Sanksi dan Intimidasi AS Tak Dapat Hentikan Kemajuan Iran

Miliki Banyak Varian Drone, Iran Bikin Israel Khawatir

DISKUSI: