Rudal dan Drone Yaman Kembali Menyasar Saudi, AS Kutuk Ansarullah

0
196

Sanaa, LiputanIslam.com – Juru Bicara Angkatan Bersenjata Yaman yang bersekutu dengan gerakan Ansarullah (Houthi) Brigjen Yahya Saree mengumumkan pasukannya telah menggempur wilayah Arab Saudi dengan rudal balistik dan 15 pesawat nirawak (UAV/drone) pada Sabtu malam hingga dini hari Ahad (27-28/2).

Dalam konferensi pers di Sanaa, ibu kota Yaman, Ahad (28/2), Saree menyatakan, “Beberapa posisi dan tempat sensitif di Riyadh, ibu kota musuh, menjadi sasaran rudal balistik jenis  Zulfiqar dan sembilan pesawat nirawak Samad-3. Enam pesawat nirawak Qasef K2 juga menargetkan posisi militer di Abha dan daerah Khamis Mushait.”

Dia menambahkan, “Selagi serangan dan blokade terhadap negara kami terus berlanjut, operasi kami akan terus berlanjut dan akan lebih luas.”

Saree mengimbau warga Saudi untuk menjauh dari semua posisi militer, tempat, dan bandara.

Di pihak lain, Saudi mengaku telah mencegat serangan rudal di Riyadh dan drone bermuatan bom di bagian selatan Saudi.

Bersamaan dengan ini, pemerintah AS mengutuk serangan Ansarullah yang disebutnya menyasar permukiman penduduk.

Juru bicara Kemlu AS Ned Price mengatakan, “Serangan ini tak hanya mengancam warga sipil, melainkan juga cakrawala perdamaian dan stabilitas di Yaman.”

Price mengimbau Ansarullah menghentikan serangan ke Saudi serta berpartisipasi dengan upaya utusan PBB dan utusan AS untuk mewujudkan perdamaian di Yaman. Dia juga menegaskan bahwa AS masih berkomitmen pada persekutuannya dengan Saudi sehingga akan terus membantu Saudi melawan serangan dari luar. (mm/fna/raialyoum)

Baca juga:

Ansarullah Tuding Trump Terlibat Pembunuhan Khashoggi, Pelapor PBB Tuntut Transparansi Penuh

Karena Beresiko Berat bagi Persekutuan AS-Saudi, Biden Tak akan Hukum Bin Salman Secara Langsung

DISKUSI: