Rouhani: Tak Penting Siapa Presiden AS Selanjutnya

0
79

Teheran, LiputanIslam.com –  Presiden Iran Hassan Rouhani menyatakan bahwa yang penting bagi Iran bukanlah siapa yang akan menjadi presiden AS selanjutnya, melainkan kepatuhan AS kepada undang-undang (UU) dan konvensi internasional serta penghormatan kepada bangsa Iran.

“Pemilu terbaru di AS mengandung beberapa pelajaran dari berbagai aspek, yang tak ingin kami mendalaminya sekarang…. Tidak penting bagi kami partai dan orang yang menang dalam pemilu AS, yang penting adalah metode dan kebijakan yang akan diambil oleh pemerintahnya yang akan datang. AS hendaknya kembali kepada UU dan semua kesepakatan internasional dan multilateral serta penghormatan kepada bangsa Iran. Kami ingin penghormatan menggantikan sanksi,” ungkap Rouhani, Rabu (4/11/2020).

“Jika AS menyudahi sanksi, menghormati bangsa Iran, menyudahi ancaman, dan berusaha menerapkan komitmen, alih-alih melanggar perjanjian dan pelanggaran UU, maka kondisi akan berbeda,” lanjutnya.

Presiden Iran mengatakan, “Kami membuat perencanaan dengan asumsi bahwa AS tidak akan kembali kepada moral dan jalan yang benar. Jika AS memetik pelajaran dan memahami bahwa semua tekanan  yang dilakukannya selama tiga tahun terakhir ini tidaklah berhasil, dan bahwa mereka harus menempuh jalan lain maka itulah sebaiknya, sedangkan jika tidak demikian maka keputusan kami adalah berasumsikan mekanisme pengelolaan negara dalam situasi sulit.”

Rouhani juga mengecam penistaan Nabi Muhammad saw di Prancis sekaligus tindakan kriminal yang berdalih membela Islam semisal serangan ke tempat peribadatan dan sekolah.

“Dalam beberapa hari ini kita melihat peristiwa-peristiwa aneh semisal serangan ke sekolah atau universitas dengan anggapan demi membela Islam dan Nabi Besar saw. Mereka semua berdusta, mereka bukan pembela Nabi saw,” kecamnya.

Dia juga menegaskan, “Mereka yang salah berbicara mengenai Nabi saw itu tidaklah mengerti sirah dan akhlak Rasul saw. Keinginan membunuh atau menyerang tempat peribadatan atau universitas berlawanan dengan sirah Rasul saw.” (mm/alalam)

Baca juga:

Ayatullah Khamenei Kecam Penistaan Nabi di Prancis dan Nyatakan Pilpres AS Tak Pengaruhi Iran

Trump Tuding Demokrat akan Picu Kerusuhan

 

DISKUSI: