Rouhani Sebut Trump “Teroris Besar” yang Gagal Total

0
96

Teheran, LiputanIslam.com –  Presiden Iran Hassan Rouhani menyebut Presiden Petahana Amerika Serikat (AS) Donald Trump, yang tak lama lagi masa jabatannya akan berakhir, sebagai “teroris besar” yang berusaha menggulingkan pemerintahan Islam di Iran namun malah dia sendiri yang tersungkur.

“Selama tiga tahun lalu, teroris besar ini ingin menggulingkan pemerintahan Islam (Iran), tapi pada akhirnya dia sendiri yang tersungkur dalam keadaan hina dan cela,” ungkap Rouhani, seperti dilansir IRNA, Rabu (13/1/2020).

Rouhani menyebut apa yang terjadi di AS sekarang “bukanlah akhir masa suatu pemerintah (semata), melainkan kekalahan sebuah metode politik; metode terorisme ekonomi.”

Menurutnya, AS memerlukan jangka waktu lama untuk bisa pulih seperti masa pra-Trump.

“Sudah berulang kali kami katakan bahwa ketika tampil sosok yang melanggar hukum di puncak pemerintahan AS maka akan datang pula giliran (pelanggaran) terhadap rakyat AS, tapi tak seorangpun percaya,” lanjutnya.

Pada tahun 2018 Trump secara sepihak menarik keluar negaranya dari perjanjian nuklir Iran dengan sejumlah terkemuka dunia serta membelakukan kembali sanksi keras terhadap Iran untuk memaksa negara republik Islam ini merundingkan ulang perjanjian tersebut, namun Iran pantang menyerah.

Presiden Rouhani dalam pernyataan terbarunya menegaskan bahwa negaranya siap berunding dengan AS dengan syarat pemerintahan presiden terpilih Joe Biden nanti bersedia kembali terlebih dahulu kepada perjanjian nuklir yang diteken pada tahun 2015 tersebut serta mencabut semua sanksi yang diterapkan Trump terhadap Iran. (mm/irna)

Baca juga:

Iran Nyatakan Percuma Amerika Serikat Kembali ke Perjanjian Nuklir Iran

AS Makin Kisruh, Ada Rencana Demonstrasi Bersenjata dan Pemberontakan

DISKUSI: