Rouhani Sebut Trump Sama Dengan Diktator Irak Saddam Hossein

0
97

Teheran, LiputanIslam.com – Presiden Iran Hassan Rouhani menyamakan sejawatnya dari AS Donald Trump dengan mantan Presiden Irak Saddam Hussein.

“Sejarah akan mengingatnya (Trump) sebagai pria tak bermartabat,” ujar Rouhani di Teheran, Kamis (31/12), pada momen peringatan haul pertama terbunuhnya mantan komandan Pasukan Quds Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), Letjen Qassem Soleimani, di tangan pasukan AS di Baghdad, Irak, pada 3 Januari 2020.

Rouhani menjelaskan bahwa Saddam melancarkan perang terhadap Iran selama 8 tahun, tapi kemudian dia jatuh dan binasa.

“Trump juga memberlakukan perang ekonomi terhadap kami selama 3 tahun, namun kehidupan politiknya juga akan berakhir dalam beberapa minggu mendatang, dan sejarahpun akan mengingatnya sebagai orang yang berbermartabat,” tegas Rouhani.

Jumat kemarin (1/1) Kementerian Luar Negeri Iran menegaskan negara ini tidak akan berhenti sampai pelaku pembunuhan Jenderal Soleimani diseret ke pengadilan.

“Dengan melakukan aksi teror pengecut terhadap komandan senior Iran Letjen Soleimani, AS telah melanggar hukum internasional dan Piagam PBB dalam pelanggaran terang-terangan terhadap kedaulatan Irak,” tulis Kementerian Luar Negeri Iran di akun Twitter-nya.

“Pelanggaran hukum AS secara penuh. #Iran tidak akan berhenti sampai membawa mereka yang bertanggung jawab ke pengadilan,” tambahnya.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Saeed Khatibzadeh menyebut kepengecutan dalam membunuh para pemimpin asing sebagai merek dagang AS-Israel.

“Kepengecutan dalam membunuh para pemimpin asing adalah merek dagang AS-Israel; BUKAN orang Iran,” cuitnya.  (mm/mn)

Baca juga:

Inna Lillahi, Filsuf Kontemporer Iran Ayatullah Misbah Yazdi Wafat

Komandan Pasukan Quds IRGC Kecam Saudi dan Janjikan Pembalasan Darah Jenderal Soleimani

DISKUSI: