Inna Lillahi, Filsuf Kontemporer Iran Ayatullah Misbah Yazdi Wafat

0
126

Teheran, LiputanIslam.com –  Ulama dan filsuf kontemporer Iran Ayatullah Mohammad Taqi Misbah Yazdi meninggal dunia pada hari Jumat (1/1) setelah berjuang melawan penyakit pada usianya yang ke-86 tahun.

Ayatullah Yazdi lahir di kota Yazd, Iran tengah, pada tahun 1935 dan berguru kepada beberapa ulama besar besar, termasuk Ayatullah Borojourdi, Imam Khomaini, dan Ayatullah Bahjat serta banyak terlibat dalam revolusi Islam yang menggulingkan rezim diktator Raja Syah Pahlevi pada tahun 1979.

Dia juga memangku beberapa jabatan dalam pemerintahan Republik Islam Iran serta menghasilkan banyak karya tulis dalam bahasa Persia dan Inggris.

Dia belajar ilmu tafsir Al-Quran al-Karim serta kitab filsafat Al-Syifa’ karya Ibnu Sina dan Al-Asfar karya Mulla Sadra kepada Allamah Ayatullah Thaba’thabai ra.

Dia mengikuti kuliah fikih Ayatullah Bahjat selama 15 tahun setelah kuliah fikih Imam Khomaini berhenti akibat pengasingan Imam ke luar negeri.

Dia juga memberi kuliah di bidang-bidang sosial dalam Islam, termasuk studi tentang jihad, pengadilan, dan pemerintahan Islam.

Dalam perjuangan melawan rezim Pahlavi, dia bekerjasama dengan Syahid Baheshti, Syahid Qudusi, dan mantan presiden Hujjatul Islam Rafsanjani. Saat itu dia meluncurkan jurnal Al-Bi’tsah dan Al-Intiqam serta mengepalai bidang penerbitan dan publikasi pada peluncuran yang kedua.

Pasca kemenangan revolusi Islam, dengan dukungan dan motivasi dari Imam Khomani, Ayatullah Yazdi mendirikan beberapa sekolah dan lembaga pendidikan, termasuk Yayasan Thariq al-Haq dan Yayasan Baqir al-Ulum.

Dia juga diangkat oleh Pemimpin Besar Iran Ayatullah Sayid Ali Khamenei sebagai pemimpin Yayasan Pendidikan dan Riset Imam Khomaini di kota Qum.

Pada tahun 1990 dia terpilih sebagai wakil provinsi Khuzestan di Dewan Ahli Kepemimpinan (Majlis-e Khubregan), dan belakangan ini juga terpilih sebagai wakil provinsi Teheran di dewan yang sama.

Pemikir besar kontemporer Iran ini menghasilkan banyak karya tulis di bidang filsafat, teologi, etika, dan akidah Islam. (mm/alalam)

Baca juga:

Komandan Pasukan Quds IRGC Kecam Saudi dan Janjikan Pembalasan Darah Jenderal Soleimani

Iran Ingatkan Normalisasi Saudi-Israel hanya akan Mengusik Keamanan Saudi sendiri

DISKUSI: