Komandan Pasukan Quds IRGC Kecam Saudi dan Janjikan Pembalasan Darah Jenderal Soleimani

0
249

Teheran, LiputanIslam.com –  Komandan Pasukan Quds Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Brigjen Esmail Qaani melontarkan kecaman tajam terhadap Arab Saudi dengan menyebutnya ada dalam injakan kaki Amerika Serikat (AS).

“Saudi hidup di bawah injakan penghinaan akibat tabiat dan hubungannya dengan AS,” ujar Qaani dalam sebuah rapat tertutup parlemen Majelis Permusyawaratan Islam di Teheran, Rabu (30/12).

Di sisi lain, Qaani menekankan “keharusan pembalasan” atas pembunuhan pendahulunya, Letjen Qassem Soleimani, dan mengatakan bahwa “keluarnya pasukan AS dari kawasan sudah dekat”.

Rapat parlemen Iran membahas perkembangan situasi terbaru regional Teluk Persia pada momen peringatan haul pertama Jenderal Soleimani yang terbunuh oleh serangan pasukan AS di Baghdad, ibu kota Irak, pada 3 Januari 2020.

Anggota parlemen Ahmad Ali Baeighi mengatakan bahwa dalam rapat itu Qaani mengajukan sebuah laporan mengenai perkembangan situasi regional serta “organisasi-organisasi Poros Resistensi di kawasan”.

Dia mengutip pernyataan Qaani bahwa “mengingat tindakan-tindakan yang tertera dalam agenda Poros Resistensi maka mundurnya pasukan AS di kawasan sudah dekat”.

Ebrahim Rezaei, anggota Komisi Keamanan parlemen, mengutip pernyataan Qaani bahwa “tulang musuh sudah remuk” dan bahwa “pasukan AS harus keluar dari Irak dan kawasan”. (mm/raialyoum)

Baca juga:

Iran Ingatkan Normalisasi Saudi-Israel hanya akan Mengusik Keamanan Saudi sendiri

Haul Jenderal Soleimani, Akan Terjadi “Pergerakan Militer Penting” di Irak

 

DISKUSI: