Rouhani Peringatkan Eropa Soal Keberpihakan kepada AS untuk Resolusi Anti-Iran

0
96

Teheran, LiputanIslam.com –  Presiden Iran Hassan Rouhani memperingatkan Eropa agar tidak terjebak pada sikap berpihak pada Amerika Serikat (AS) dalam mendukung resolusi yang bertujuan memperpanjang embargo senjata terhadap Iran tanpa batas waktu.

Dalam percakapan telepon dengan mitranya dari Prancis, Emmanuel Macron, Rabu (12/10/2020), Rouhani mendesak Eropa agar tidak terpengaruh oleh AS, dan menegaskan kembali penentangan Teheran terhadap upaya Washington bertindak melawan resolusi Dewan Keamanan PBB.

“Menurut Resolusi Dewan Keamanan PBB 2231, embargo senjata terhadap Iran harus dicabut pada 18 Oktober, dan jika AS berusaha bertindak melawannya, maka itu merupakan pelanggaran terhadap resolusi ini,” ujar Rouhani.

Rouhani mengatakan bahwa mempertahankan kesepakatan nuklir Iran tahun 2015, yang dikenal dengan nama Rencana Aksi Bersama Komprehensif (JCPOA), dan berpegang pada resolusi PBB 2231 yang mendukung JCPOA, merupakan komitmen yang jelas dari semua negara yang masih bertahan dengan JCPOA.

Presiden Iran menyebut sanksi AS terhadap Iran di tengah pandemi virus corona “menjijikkan” serta bertentangan dengan peraturan internasional dan undang-undang Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tahun 2005.

Dia  juga menekankan bahwa Eropa perlu bertindak mengaktifkan hubungan ekonomi dengan Iran, dan bekerjasama memerangi pandemi COVID-19.

Mengenai Libanon, Rouhani menyambut baik undangan presiden Prancis agar Iran bergabung dengan kelompok internasional untuk membantu menyelesaikan masalah negara yang baru dilanda tagedi ledakan besar di Pelabuhan Beirut tersebut.

Di pihak lain, Macron menekankan keharusan mempertahankan JCPOA.

“Pandangan kami mengenai perpanjangan embargo senjata terhadap Iran sangat berbeda dengan AS, dan kami telah menjelaskan hal ini kepada mereka,” katanya.

Mengenai hubungan ekonomi Iran-Eropa, Macron mengatakan, “Kami menempuh langkah untuk membuat sistem keuangan Eropa dengan Iran lebih aktif.”

Dia juga meminta Iran membantu menyelesaikan krisis politik Lebanon, dan mengundang Iran untuk bergabung dengan kelompok aksi internasional di Lebanon. (mm/presstv)

Baca juga:

Demi Raih Dukungan, AS Ubah Draf Resolusi Perpanjangan Embargo Senjata Iran

IRGC Tegaskan Tetap akan Balas Darah Qasem Soleimani dan Lanjutkan Misi Pembebasan Quds

DISKUSI: