IRGC Tegaskan Tetap akan Balas Darah Qasem Soleimani dan Lanjutkan Misi Pembebasan Quds

0
149

Teheran, LiputanIslam.com –Pasukan elit Iran Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) menyatakan bahwa upaya membalas darah jenderal legendaris Iran Qassem Soleimani yang dibunuh oleh pasukan Amerika Serikat (AS) sudah menjadi aspirasi bangsa Iran.

Dalam pidato pada pembukaan sebuah pameran di Teheran, ibu kota Iran Selasa (4/8/2020), Panglima IRGC Mayjen Hossein Salami menyebut musuh Iran keliru ketika beranggapan bahwa kematian tokoh-tokoh besar Iran akan dapat membendung kemajuan Iran.

“Kesyahidan adalah mesin penggerak kekuatan dan perlawanan negara besar Iran dan negara-negara Muslim lain,” ujarnya.

Dia menjelaskan bahwa jalan terang yang dipelopori Jenderal Soleimani justru semakin berkembang setelah kemartirannya.

Salami lantas menegaskan, “Pembalasan dendam atas darah Syahid Soleimani telah menjadi sebuah aspirasi. Kami bergerak maju dengan aspirasi ini.”

Komandan pasukan yang ditakuti AS itu menambahkan bahwa Iran bukan hanya akan membalas darah Soleimani, melainkan juga akan menyelesaikan misi pembebasan al-Quds (Yerusalem) dan mengusir musuh-musuh Islam dari negara-negara Muslim.

Dalam pertemuan dengan perdana menteri Irak pada Juli lalu, Pemimpin Besar Iran Ayatullah Sayid Ali Khamenei juga memperingatkan AS bahwa bangsa Iran tidak akan pernah melupakan pembunuhan itu dan pasti akan membalas dendam.

Qassem Soleimani terbunuh bersama wakil ketua pasukan relawan Irak al-Hashd al-Shaabi, Abu Mahdi al-Muhandis, serta beberapa orang lain yang menyertai keduanya, akibat serangan udara AS di dekat Bandara Internasional Baghdad pada tanggal 3 Januari 2020.

Iran menyebut serangan itu sebagai aksi teror, dan pada dini hari Rabu 8 Januari 2020 IRGC membalas serangan AS itu dengan menghantamkan belasan rudal balistiknya ke dua pangkalan militer AS di Irak, termasuk Lanud Ain Assad yang ditempati oleh sekira 1500 tentara AS. (mm/tasnim)

Baca juga:

Ayatullah Khamenei: Musuh Terbesar Rezim AS Saat Ini adalah Rakyat Mereka Sendiri

IRGC: Latihan Perang Iran, Peringatan Bagi Kekuatan Arogan Dunia

DISKUSI: