Rouhani: Di Tengah Wabah Covid-19, Iran Tetap Peringati Hari Quds Internasional

0
154

Teheran, LiputanIslam.com –  Presiden Iran Hassan Rouhani menyatakan bahwa aksi anti-Zionis Israel akan tetap dilakukan oleh bangsa Iran pada momen peringatan Hari Quds Internasional, namun dalam bentuk dan skala terbatas karena terkendala oleh pandemi Covid-19.

Sembari menekankan pentingnya peringatan tersebut, Sabtu (16/5/2020), dia mengatakan bahwa masyarakat di beberapa kota Iran yang risikonya tergolong rendah dalam penyebaran Covid-19 akan keluar rumah untuk menandai Hari Quds Internasional.

“Dua keputusan telah dibuat untuk Hari Quds; pertama adalah bahwa Hari Quds akan diadakan di 218 kota yang merupakan kota putih (minim resiko), namun bukan dalam bentuk aksi unjuk rasa, melainkan dengan mengikuti shalat Jumat, yang tentunya mengindahkan semua protokol kebersihan, ” ungkap Presiden Rouhani pada pertemuan Markas Nasional Pencegahan Virus Corona.

Dia menambahkan bahwa demonstrasi Hari Quds Internasional akan diadakan di Teheran secara simbolis.

“Diputuskan bahwa Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) ditugaskan untuk mengadakan aksi unjuk rasa,” kata Rouhani, sembari menyebutkan bahwa unjuk rasa itu dilakukan dalam bentuk konvoi mobil sebagai langkah simbolis tanpa melibatkan khalayak umum.

Baca: Jelang Hari Quds, Presiden Iran Desak Masyarakat Internasional Keluarkan Israel dari Tanah Palestina

Beberapa waktu lalu Brigjen Ramezan Sharif selaku pejabat Dewan Koordinasi Organisasi Dakwah Islam Iran menyatakan bahwa Pemimpin Besar Iran Ayatullah Sayyid Ali Khamenei akan menyampaikan pidato pada peringatan Hari Quds Internasional yang akan jatuh pada tanggal 22 Mei.

Sharif juga mengumumkan kemungkinan pembatalasan aksi pawai akbar Hari Quds Internasional pada tahun ini di Teheran karena terkendala oleh pandemi Covid-19.

Baca: Hari Nakba, Para Pejuang Palestina Tegaskan Pantang Menukar Palestina dengan Apapun

Hari Quds Internasional dicetuskan oleh pendiri Republik Islam Iran, Imam Khomaini, pada tahun 1979 ini, dan diselenggarakan setiap tahun pada hari Jumat terakhir bulan suci Ramadhan.

Peringatan ini biasanya ditandai terutama dengan aksi-aksi pawai akbar dan demonstrasi anti-Zionis di Iran maupun berbagai negara lain di seluruh dunia. (mm/fna)

DISKUSI: