Ribuan Orang di Iran Gelar Demo Anti-Majalah Prancis Charlie Hebdo

0
88

Teheran, LiputanIslam.com   Ribuan orang di berbagai penjuru Iran turun ke jalanan pada hari Jumat (13/1) untuk mengutuk penghinaan majalah Prancis Charlie Hebdo terhadap umat Islam serta nilai-nilai agama dan nasional Iran.

Massa mengadakan unjuk rasa usai menunaikan shalat Jumat di kota-kota besar, termasuk ibu kota Teheran.

Para pengunjuk rasa menyuarakan dukungan mereka kepada  Pemimpin Besar Iran Saydd Ali Khamenei dan meneriakkan slogan-slogan kutukan atas permusuhan negara-negara Barat  terhadap Iran dan Islam.

Aksi unjuk rasa itu digelar setelah Charlie Hebdo dalam edisi khususnya beberapa waktu lalu memuat karikatur yang menghina Ayatullah Khamenei. Majalah sayap kanan Prancis yang kontroversial itu pada awal Desember mengumumkan kompetisi pembuatan karikatur tersebut.

Para pengunjuk rasa Iran mengeluarkan komunike yang menegaskan bahwa “tindakan kurang ajar” majalah Prancis itu membuktikan “dendam musuh terhadap Islam” dan “frustasi” media Prancis terkait kesia-siaan dukungan Barat kepada gelombang kerusuhan yang sempat melanda Iran beberapa waktu lalu pasca kematian wanita Kurdi Iran Mahsa Amini, 22 tahun.

Demonstran mendesak Kemlu Iran menggunakan semua saluran hukum yang tersedia untuk memaksa para pelaku dan pendukung penistaan itu menyampaikan permintaan maaf.

Aksi nasional itu terjadi setelah sejumlah demonstrasi damai juga diadakan dalam beberapa hari terakhir di depan kedutaan Prancis di Teheran.

Kemlu Iran memanggil Duta Besar Prancis Nicolas Roche pada 4 Januari, dan menyerahkan nota protes resmi kepadanya.

Jubir Kemlu Iran Nasser Kanaani saat itu menegaskan, “Republik Islam Iran sama sekali tidak membiarkan penghinaan terhadap kesucian, dan nilai-nilai Islam, agama, dan nasionalnya.” (mm/presstv)

Baca juga:

Ayatullah Khamenei: Musuh Gunakan Segala Cara, tapi Gagal karena Salah Perhitungan

Mantan Pejabat Iran Terpidana Mati Berperan dalam Pembunuhan Ilmuwan Nuklir

DISKUSI: