Mantan Pejabat Iran Terpidana Mati Berperan dalam Pembunuhan Ilmuwan Nuklir

0
143

Alireza Akbari

Teheran, LiputanIslam.com   Kantor berita resmi Iran IRNA, Kamis (12/1), merilis sebuah video yang menunjukkan bahwa mantan petinggi Alireza Akbari yang telah divonis hukuman mati karena menjadi agen mata-mata Inggris telah berperan dalam pembunuhan ilmuwan nuklir Iran pada tahun 2020.

Kementerian intelijen Iran menyebut Akbari adalah “salah satu agen paling penting d dinas intelijen Inggris di Iran yang memiliki akses ke beberapa pusat yang sangat sensitif di Iran” dan ” dengan sengaja memberikan informasi kepada dinas mata-mata musuh”.

Dilaporkan bahwa Akbari semula adalah orang dekat Sekretaris Dewan Tinggi Keamanan Nasional, Ali Shamkhan, yang menjabat sebagai menteri pertahanan dari tahun 1997 hingga 2005 ketika Akbari menjadi wakilnya.

Video yang dirilis IRNA menyebutkan bahwa Akbari terlibat dalam pembunuhan ilmuwan nuklir terkemuka Iran Mohsen Fakhrizadeh dalam serangan di luar Teheran pada  tahun 2020.

Pada Februari 2021, Kementerian Intelijen Iran menyatakan seorang anggota angkatan bersenjata Iran terlibat dalam pembunuhan itu.

Fakhrizadeh dipandang oleh intelijen Barat sebagai dalang upaya rahasia Iran untuk mengembangkan senjata nuklir, tuduhan yang selalu dibantah oleh Teheran.

Inggris menyebut hukuman mati terhadap Reza Akbari yang berkewarganegaraan ganda Iran-Inggris bermotivasi politik, dan menuntut pembebasannya segera. (mm/raialyoum)

Baca juga:

Jadi Mata-Mata Inggris, Mantan Pejabat Iran ini Dijatuhi Hukuman Mati

Intelijen Iran Bongkar Dua lagi Kelompok Agen Spionase Israel

DISKUSI: