Ayatullah Khamenei: Musuh Gunakan Segala Cara, tapi Gagal karena Salah Perhitungan

0
78

Teheran, LiputanIslam.com   Pemimpin Besar Iran Ayatullah Sayid Ali Khamenei mengecam permusuhan AS dan sekutu terhadap Iran yang telah berlangsung selama lebih dari empat dekade , dan menekankan bahwa semua rencana musuh, termasuk menebar agitasi untuk mengacaukan keamanan dan instabilitas Iran, telah gagal karena mereka “salah perhitungan”.

“Mereka (musuh) mengira bangsa Iran akan mendukung plot subversi dan disintegrasi mereka karena masalah ekonomi mereka,” ungkap Ayatullah Khamenei dalam kata sambutannya pada pertemuan dengan para penyair dan pelantun pujian untuk Ahlul Bait Nabi saw di Teheran , Kamis 912/1).

“Musuh berpikir bahwa melalui berbagai bentuk penghinaan dan penebaran perselisihan di antara otoritas tinggi negara itu melalui hura-hura, mereka akan dapat memaksa pejabat Iran untuk tidak berbuat apa-apa. Mereka mengira akan dapat mempengaruhi kehendak Republik Islam dengan menggunakan petrodolar antek AS dan membuat frustrasi pemuda Iran dengan mendorong beberapa elemen pasukan bayaran untuk mencari suaka di negara lain,” sambungnya.

Ayatullah Khamenei menegaskan, “Ini adalah saat mereka melakukan kesalahan dan tidak ada yang memperhatikan mereka. Mereka melakukan kesalahan karena kehendak Republik Islam muncul lebih kuat dan lebih solid dari semua komponen kekuatan mereka.”

Menurutnya, selama 40 tahun terakhir, musuh telah berusaha merongrong Iran dengan segala cara yang memungkinkan, “tetapi sejauh ini mereka menderita kekalahan karena perhitungan mereka salah dan mereka akan tetap mengalami kekalahan di masa mendatang.”

Pemimpin Besar Iran menyebutkan bahwa “kesulitan ekonomi” adalah salah satu faktor yang dieksploitasi oleh musuh dalam kerusuhan yang melanda Iran beberapa waktu lalu.

Dia juga menjelaskan, “Demikian pula faktor keamanan, infiltrasi tim mata-mata, kampanye Iranfobia oleh kekuatan arogan di seluruh dunia dengan berbagai metode propaganda, perekrutan sejumlah oknum dalam negeri, pembangkitan sentimen etnis, agama, politik dan pribadi, dan propaganda masif, tergolong faktor pengganggu lain yang telah mereka aktifkan pada beberapa bulan sebelumnya.”

Dia lantas menegaskan, “Siapa pun yang merusak persatuan bangsa telah melayani musuh dan bermain di istananya dan berbuat sesuai dengan rencananya.” (mm/fna)

Baca juga:

Sembari Peringatkan Australia dan Prancis, AL Iran Nyatakan akan Hadir di Terusan Panama

Kepada Staf Majalah Charlie Hebdo, Panglima IRGC: Lihatlah Apa yang Terjadi pada Salman

DISKUSI: