Remaja Gugur Dihajar Pasukan Zionis, Faksi-Faksi Palestina Kutuk UEA, Bahrain, dan Sudan

0
105

Gaza, LiputanIslam.com –  Kelompok-kelompok pejuang Palestina menyerukan aktivasi semua bentuk resistensi di Tepi Barat, menyusul terbunuhnya remaja Palestina, Amer Abedalrahim Snobar, akibat penganiayaan oleh pasukan Zionis Israel di distrik Turmus-Ayya di timur laut Ramallah, Tepi Barat.

Mereka juga menegaskan bahwa Israel semakin brutal dan beringas terhadap orang Palestina setelah beberapa negara Arab, yaitu Uni Emirat Arab (UEA), Bahrain, dan Sudan, menormalisasi hubungan dengan Israel.

Pusat medis melaporkan bahwa luka di leher Snobar adalah akibat “dihajar habis-habisan dengan dengan popor senapan tentara Israel”.

Faksi Jihad Islam Palestina dalam sebuah statemennya, Ahad (25/10/2020), menegaskan bahwa penganiayaan itu merupakan salah satu bukti aksi teror Israel terhadap bangsa Palestina di seluruh bagian Tepi Barat, dan karena itu segala bentuk perlawanan di wilayah pendudukan ini harus digalang kembali.

“Rahmat (Allah) atas remaja syahid Amer Abedalrahim Snobar dan seluruh syuhada, kehinaan atas rezim-rezim dan badan-badan yang telah menelan lidahnya dan mencabik mulutnya di depan agresi brutal ini, dan celakalah para pengkhinat yang menormalisasi (hubungan dengan Israel),” ungkap Jihad Islam.

Jubir Hamas Hazem Qasem juga menyebut pembunuhan itu sebagai salah satu bentuk aksi teror yang dipraktikkan oleh kaum Zionis.

“Reaksi bangsa kami adalah melanjutkan resistensi dan revolusinya, meningkatkan status intifada anti rezim pendudukan dan imigran di Tepi Barat,” tegasnya.

Dia juga memastikan kejahatan itu termotivasi oleh normalisasi hubungan sejumlah negara Arab dengan Israel.

Front Rakyat Pembebasan Palestina juga angkat bicara dengan menegaskan, “Darah Syahid Snobar akan terus menjadi laknat bagi semua negara penormalisasi dan pengkhianat Arab, di mana yang terbaru di antaranya adalah rezim Sudan yang telah menjadi agen. Mereka bersekongkol terhadap perkara nasional kami, dan memberi rezim pendudukan kemasan untuk menambah kejahatannya terhadap bangsa Palestina.”

Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) menegaskan bahwa pasukan Israel melakukan “tindakan brutal yang mengerikan terhadap seorang pemuda tak berdaya, yang kejahatannya hanyalah statusnya sebagai orang Palestina”. Pejabat senior PLO Hanan Ashrawi mengkonfirmasi bahwa Snobar telah “dipukuli” oleh pasukan Israel.

Amer Abedalrahim Snobar berasal dari desa Yatma, di selatan kota Nablus, Tepi Barat. (mm/alalam/aljazeera)

Baca juga:

Palestina Sebut Normalisasi Hubungan Sudan dengan Israel “Pengkhianatan Baru”

Trump Umumkan Kesepakatan Normalisasi Hubungan Sudan dengan Israel

DISKUSI: