Ratusan Ilmuwan dan Akademisi Iran Rekomendasikan Serangan terhadap Pesawat dan Kapal Perang AS

0
232

Teheran, LiputanIslam.com –  Ratusan ilmuwan dan akademisi Iran merekomendasikan kepada Pasukan Dirgantara Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) agar menghancurkan setiap pesawat tempur Amerika Serikat (AS), terutama pembom B-52, dan kapal perangnya jika nekat melanggar perbatasan Iran.

Dalam sebuah surat kepada Komandan Pasukan Dirgantara IRGC Brigadir Jenderal Amir Ali Hajizadeh yang ditandatangani oleh 840 dosen universitas, mereka menyebut Hajizadeh sebagai “Penakluk Ayn al-Asad”, merujuk pada serangan rudal Pasukan Dirgantara IRGC yang meluluh lantakkan pangkalan udara yang ditempati oleh pasukan AS di Irak pada tahun lalu.

Serangan itu dilakukan sebagai pembalasan atas terbunuhnya komandan Pasukan Quds IRGC, Jenderal Qasem Soleimani, oleh serangan nirawak AS terhadap mobil yang membawa Soleimani di dekat Bandara Internasional Baghdad pada 3 Januari 2020.

Para akademisi Iran menyatakan bahwa kekuatan AS telah dibesar-besarkan oleh media Barat, Zionis, dan Arab, dan dalam surat itu mereka meminta Jenderal Hajizadeh agar menghancurkan citra palsu AS tersebut.

Surat itu mengemuka seminggu setelah militer AS menerbangkan dua pesawat pembom strategis B-52 ke Timur Tengah dari pangkalan di AS, dalam pengerahan keempat dan unjuk kekuatan Angkatan Udara AS di saat Iran sedang memperingati satu tahun terbunuhnya Jenderal Soleimani sembari menegaskan bahwa pembalasan Iran masih akan berlanjut. (mm/fna)

Baca juga:

Rouhani Sebut Trump “Teroris Besar” yang Gagal Total

Iran Nyatakan Percuma Amerika Serikat Kembali ke Perjanjian Nuklir Iran

DISKUSI: