Rakyat Iran Gelar Demo Anti-Penistaan Al-Quran dan Nabi Muhammad saw

0
177

Teheran, LiputanIslam.com –   Sejumlah besar massa Iran menggelar aksi unjuk rasa Teheran, Selasa (8/9/2020), untuk mengutuk penistaan terhadap kitab suci Al-Quran dan Nabi Muhammad (SAW) yang terjadi belakangan ini di sejumlah negara Eropa dan mendapat pembelaan dari Presiden Prancis Emanuel Macron.

Massa menyayangkan pembelaan pemerintah Prancis tersebut, dan memekikkan slogan-slogan kecaman terhadap Macron yang berdalih membela kebebasan berekspresi.

Slogan-slogan para pengunjuk rasa menegaskan bahwa penistaan itu menunjukkan kelemahan negara-ngara arogan, yang akan menjadi bumerang bagi mereka.

Sebelumnya di hari yang sama Pemimpin Besar Iran Ayatullah Sayid Ali Khamenei merilis surat kecaman terhadap penistaan yang melukai hati umat Islam sedunia tersebut. Dalam surat itu dia menyebutkan kemungkinan penistaan itu bertujuan mengalihkan perhatian khalayak Timur Tengah dari realitas di mana AS dan Israel belakangan ini sedang menggalakkan sepak terjang kotor keduanya di kawasan tersebut.

Sehari sebelumnya, Kepala Kehakiman Iran Seyed Ebrahim Rayeesi mengutuk penistaan itu dan memperingatkan tentang plot Barat dan Israel untuk merongrong kekuatan Islam di dunia.

Dia mengatakan bahwa penistaan Al-Quran merupakan penghinaan terhadap semua kitab suci dan penghinaan Nabi Muhammad saw adalah penghinaan terhadap seluruh nabi dan umat manusia.

Dalam sebuah pertemuan pada 28 Agustus, pendukung politikus sayap kanan Denmark Rasmus Paludan, yang memimpin kelompok anti-Islam, Tight Direction (Stram Kurs), membakar salinan Al-Qur’an di kota Malmo, Swedia Selatan.

Selanjutnya, pada 1 September, majalah Prancis yang bereputasi buruk Charlie Hebdo juga menerbitkan ulang karikatur yang menghina Nabi Muhammad saw pada malam persidangan tersangka kasus serangan mematikan di majalah itu lima tahun silam.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Saeed Khatibzadeh juga mengutuk keras penghinaan itu dan  dan mengingatkan bahwa penghinaan itu telah melukai perasaan umat Islam sedunia. (mm/fna)

Baca juga:

Pemimpin Iran Beberkan Tujuan di Balik Penghinaan terhadap Nabi Muhammad saw

UEA akan Jadi Sasaran Serangan Iran Jika Israel Menyerang

DISKUSI: